Posted in Uncategorized

Negara hukum, pantaskah Indonesia?

Negara hukum, pantaskah Indonesia? Posted on November 5, 2017Leave a comment

Indonesia merupakan Negara yang cukup besar dengan jumlah penduduk yang begitu banyak. Wilayahnya sangat luas serta kekayaan alam yang melimpah. Selain itu, Indonesia juga memiliki kekayaan seni, budaya, dan adat istiadat. Namun sayang sekali ketika kekayaan yang dimiliki tidak bisa dimaksimalkan dan dijaga dengan baik.

Indonesia idealnya adalah negara hukum, istilah negara hukum sudah jelas secara konstitusional telah di sebutkan pada UUD 1945. Tapi, hukum seperti apa yang ada di Indonesia? Hukum yang tegas kah? Apa hukum yang bisa di tukar dengan sejumlah banyak uang?

Berbicara tentang negara hukum, maka harus jelas pula jenis kelamin Negara tersebut. Negara hukum adalah negara yang penyelengaraan kekuasaannya di dasarkan atas hukum. Dalam negara hukum, kekuasaan menjalankan pemerintahan berdasarkan kedaulatan hukum (supremasi hukum) dan bertujuan untuk menjalankan ketertiban hukum (Mustafa Kamal Pasha, dalam Dwi Winarno, 2006).

Indonesia untuk saat ini belum pantas menerima gelar sebagai negara hukum, karna masih banyak penyelewengan–penyelewengan yang terjadi di Indonesia. Negara hukum bukan negara yang hanya menindak ataupun menghukum para orang–orang pinggiran atau orang–orang kecil saja, akan tetapi yang harus di pertegas adalah para pejabat pemakan harta rakyat. Indonesia sampai saat ini belum jelas kelaminnya apa. Karena dilihat dari ketegasan dalam menindak lanjuti proses hukum masih lemah.

Bukan hanya dalam proses hukumnya yang lemah, akan tetapi dalam menjaga dan mempertahankan adat istiadat , mengelola sumber daya alam serta menghargai orang–orang yang berjuang untuk memajukan Indonesia sangatlah tidak jelas. Di Indonesia sangat banyak orang–orang yang pintar dan berprestasi, akan tetapi tidak sedikit pula yang lebih memilih untuk berjuang di negeri orang karna di negaranya sendiri dia tidak diangap dan usahanya tidak dihargai. Contoh kecilnya adalah Ricky Elson,  lulusan Universitas Andalas. Dia adalah seorang teknokrat Indonesia yang ahli dalam teknologi motor penggerak listrik. Dia membuat sebuah Mobil Sport Selo yang kemudia di tolak oleh pemerintah Indonesia karna di nilai belum lulus uji emisi. Tapi kemudian ada negara tetangga (Malaisya) yang tertarik bahkan mereka bersedia memfasilitasi agar produknya bisa di kembangkan lebih lanjut.

Lantas apa yang Indonesia butuhkan sekarang? jelas! Indonesia membutuhkan sosok pemimpin yang tegas, pemimpin yang bisa menegakkan hukum, pemimpin yang bisa menjaga dan merawat kekayaan sumber daya alam dan adat istiadatnya serta pemimpin yang mampu menghargai karya–karya anak bangsa sendiri. Karena negara tidak akan maju dan tidak akan pernah mandiri jika belum bisa menghargai hasil karyanya sendiri dan kemudian hanya terus beggantung kepada negara–negara lain.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *