Posted in Uncategorized

Ngopinya Generasi Milenial

Ngopinya Generasi Milenial Posted on November 6, 20171 Comment

Bicara mengenai ngopi, pastinya tidak bisa dilepaskan dengan yang namanya kopi dan ngobrol liar kesana kemari membahas fenomena yang ada di bumi. Sebelum membahas lebih jauh tentang ngopi, mari kita bicara dulu tentang kopi, bahan dasar yang digunakan untuk membuat minuman kopi. Kopi merupakan tanaman yang tumbuh didaerah tropis dengan kandungan kafein tinggi dan banyak sekali kita jumpai di negara kita Indonesia. Kopi menjadi komoditi yang seksi akhir-akhir ini, dengan indikasi mulai banyaknya kedai kopi mulai dari yang model kaki lima, hingga model kafe kelas atas. Kopi yang sekarang, sudah menjadi minuman bagi semua kalangan umat manusia baik kalangan bawah maupun kalangan elit.

Penulis sudah bicara sedikit mengenai kopi, sekarang penulis akan membicaarkan fenomena yang bernama ngopi. Ngopi atau fenomena menikmati kopi sudah menjadi hal yang sangat umum pada masa sekarang. Kalau dulu penulis melihat bahwa mayoritas orang yang menikmati kopi adalah orang-orang dewasa hingga tua, maka sekarang kalangan muda hingga anak-anak juga mulai ikut menikmati rasa khas dari kopi.

Salah satu kalangan yang paling menggandrungi kenikmatan kopi ialah para pemuda. Terkhususnya disini penulis akan menyinggung soal kalangan mahasiswa. Mahasiswa yang dipercayai sebagai agen perubahan dari suatu bangsa dan negara, mayoritas senang dengan yang namanya ngopi, apalagi bagi mereka yang melabeli dirinya dengan gelar aktivis. Seitiap hari, selesai menjalankan kewajiban belajar di bangku kuliah, para mahasiswa aktivis langsung berbondong-bondong melaksanakan ritual ngopi mereka. Tempatnya bermacam-macam, mulai di warung semi permanen, hingga di warung permanen. Hal yang dibicarakan bermacam-macam, mulai dari hal-hal berbau ekonomi, sosial politik, budaya, nasib bangsa, hingga nasib masa depan mereka sendiri. Waktu yang mereka habiskan untuk membahas itu semua sangat lama, bahkan sampai berjam-jam sampai larut malam. Tapi itu adalah fenomena beberapa tahun yang lalu.

Ngopi-nya aktivis mahasiswa generasi milenial yang sekarang, sedikit banyak sudah mulai bergeser. Teknologi smartphone-lah yang menjadi salah satu penyebab pergeseran aktivitas ngopi. Ngopi yang seharusnya menjadi sarana interaksi langsung yang efektif dengan bahasan penuh dengan makna, sekarang menjadi sebuah ajang kumpul-kumpul tanpa makna. Mengapa penulis bilang seperti itu, karena sekarang mereka yang mengatakan dirinya ngopi banyak menghabiskan waktu ngopi-nya dengan memainkan jemari diatas layar smartphone masing-masing. Yang dilakukan macam-macam, mulai dari hanya scroll status teman, chating, hingga bermain game online. Kebiasaan seperti itu penulis sendiri rasakan dan menjadi kritik bersama bagi yang setiap harinya dihabiskan dengan ngopi tapi hanya asyik dengan smartphone-nya.

Sebagai sesama pecinta kopi, sudah seharusnya kita bisa lagi membangkitkan ghirah intelektual di meja-meja warung kopi. Sehingga istilah ngopi sebagai singkatan dari ngobrol pintar (istilah yang sering penulis dengar) bukan hanya menjadi halusinasi bersama, akan tetapi harus menjadi realita. Hal tersebut tentunya demi mewujudkan ngopi yang produktif, dengan hasil-hasil diskusi intelektual yang akan sedikit-banyak bisa berpengaruh untuk mewujudkan cita-cita kita sebagai bangsa Indonesia.

~Salam kopi hitam cangkir~

1 thought on “Ngopinya Generasi Milenial

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *