Proyek Dana APBN 195 Juta Tahun 2021 di Desa Kacangan Secara Asal-Asalan

  • Bagikan

Lamongan, Pelopor.net – Masih ada orang berani mengerjakan proyek dari Dana APBN senilai 195 Juta tidak sesuai RAB atau menyalahi aturan tidak ada papan nama dan Prasasti, padahal sudah selesai pada termin pertama tinggal menghitung keuntunganya.

Proyek P3 – TGAI dari BBWS Bengawan Solo pusat, juga melai proses sosialisasi di Balai Desa dengan masyarakat petani, Ketua Hippa,TPM.

Ketika di konfirmasi ketua BPD atau pengawas pada tanggal 2-6-2021, di Balai Desa mengatakan bahwa TPM (Tim Pendamping Masyarakat) asal dari Desa Kedung Kumpul Kecamatan Sukorame juga jadi bendahara, Ketua Hippa Tirto Mulyo Sukardi, Bendahara Mashadi, Sekertaris Supriadi, pekerjaan TPT ( Tembok Penahan Tanah) panjang kiri, kanan 414 meter, tinggi 90 cm, sosialisasi di Balai Desa 3 kali, termin pertama 70 persen dari dana 195 juta, dan pekerjaanya di gang-gang.

Ketika di Konfirmasi di Dinas Pengairan Lamongan bagian bidang Hippa bernama Jimmi selalu menghindar dan lari, karena proyek P3 – TGAI yang di bawa Mubin LSM Elsap semua tidak sesuai aturan.

Oleh sebab itu penegak Hukum dari Kejaksaan Tinggi, Kejagung, Polda, Mabes dan KPK segera turun, karena ini dana APBN juga uang rakyat. (spn)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *