Simulasi Pembelajaran Tatap Muka Terbatas SMPN-3 Palangka Raya

  • Bagikan

Palangka Raya, Pelopor.net, Kalteng – Akibat Covid -19 yang melanda Dunia juga Indonesia yang sudah memasuki Tahun kedua berdampak pada semua sektor kehidupan tidak terkecuali dunia Pendidikan di Indonesia khususnya di Provinsi Kalimantan Tengah. Untuk itu SMP Negeri 3 Palangka Raya melakukan Simulasi Pembelajaran Tatap Muka Terbatas sebelum melakukan giat pelaksanaannya dengan para peserta anak didik, yang dilakukan belum lama ini bertempat di SMP N-3 jalan Kutilang Kota Palangka Raya.

Hal ini dilakukan untuk menjawab tantangan Covid-19 yang selama ini sistem pembelajaran dilakukan dari jarak jauh secara daring dari rumah. Sebelum melaksanakan pembelajaran tatap muka pihak sekolah telah mempersiapkan sarana dan prasarana terkait dengan Protokol Kesehatan. Seperti seterilsasi ruangan belajar, penyediaan tempat cucj tangan, penyediaan masker, hendsanitazer dan termogen. Selain itu juga pihak sekolah melakukan penyemprotan desinvektan di dalam ruangan dan lingkungan sekolah. Sebelum memasuki lingkungan sekolah peserta anak didik pegawai serta para guru wajib diperiksa suhunya dan mencuci tangan serta menggunakan masker.

“Pandemi Covid-19 ini sangat berdampak pada semua sektor kehidupan tidak terkecuali pada dunia pendidikan, dimana sistem pembelajaran dilakukan dari jarak jauh secara daring dari rumah, hal ini tentu berdampak pada proses belajar mengajar. Untuk itu Pemerintah telah mengupayakan melakukan pembelajaran dengan tatap muka terbatas di masa pandemi Covid-19 dan kurikulum darurat Covid-19 dengan tetap menerapkan Protokol Kesehatan. SMP Negeri 3 Palangka Raya telah mempersiapkan segala sesuatunya dan memenuhi semua fasilitas sesuai dengan Protokol Kesehatan terkait pembelajaran tatap muka, “ungkap Kepala Sekolah Gunarhad, S.Pd, M.Pd.

Ditambahkan, pihak sekolah telah membentuk tim penanganan satgas Covid-19, berkordinasi dengan Komite sekolah, bekerjasama dengan gugus tugas Covid-19 Kota Palangka Raya, dengan Puskesmas Bukit Hindu serta Dinas Pendidikan Palangka Raya.

“Semua peserta anak didik, guru pengajar dan semua yang terlibat dalam pembelajaran tatap muka sudah di vaksin sehingga dapat mencegah oenyebaran dan penularan Covid-19, semoga Tuhan Yang Maha Esa meridhoi kita semua dan pembelajaran tatap muka ini berjalan dengan aman dan lancar, “harapnya.(45R)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *