Pelemparan Ganja Seberat 1,2 Kg Tersangkut Di Kawat Berduri Gagal Masuk Kedalam Lapas Surabaya

  • Bagikan


Surabaya, Pelopor.net – Upaya penyelundu pan ganja kering seberat 1,2 kilogram dengan cara dilempar ke dalam Lapas Kelas I Surabaya di Porong Sidorajo ( Lapas Porong ) gagal. Kantong plastik berisi ganja kering tersebut menyangkut di kawat berduri yang terpasang di atas tembok ringmir Lapas.

Beruntung barang haram tersebut berhasil digagalkan petugas. Kejadian tersebut terjadi pada Kamis (24/6) sekitar pukul 12.25 WIB. Saat itu, petugas lapas mendapat laporan dari pekerja bangunan yang sedang mengecat tembok Lapas.

Dalam laporannya, pekerja melihat ada bungkusan kantong plastik yang tersangkut di kawat berduri diatas tembok Lapas yang sengaja dilempar dari luar gedung oleh orang yang tidak dikenal. Setelah mendapat laporan tersebut, Ka. KPLP beserta petugas pengamanan akhirnya bergegas menuju lokasi.

Diduga, pelemparan bungkusan tersebut dilakukan pelaku saat pergantian jaga pos menara pengawas.

Petugas pengamanan atas instruksi Ka. KPLP mengambil kantong plastik tersebut menggunakan tangga yang digunakan untuk mengecat tembok lapas
Pada kemasan ganja tersebut terdapat tulisan Sumatera Utara dan pakaian bayi lengkap. Kalapas Porong Gun Gun Gunawan mengatakan, upaya pelemparan ganja tersebut terjadi pada pukul 12.25 WIB.

“Yang pertama kali mengetahui adalah pekerja bangunan. Begitu mengetahui ada barang mencurigakan nyangkut di kawat berduri di tembok sisi Utara Lapas, mereka langsung melaporkan kepada kami,” ucap Gun Gun, Kamis (24/6/2021) sore.

“Setelah ditemukan tas yang menyangkut di atas pagar kawat, kami langsung menghubungi Ka. BNNK Sidoarjo, dan Kapolsek Porong sebagai petugas yang berwenang mejelaskan barang ini narkoba atau bukan dan sebagai bentuk sinergitas dalam penanggulangan penyalahgunaan atau peredaran gelap narkoba khususnya di Lapas.” jelas Gun Gun.

Setelah itu dilakukan pemeriksaan kepada petugas pengamanan pos 1 dan pekerja bangunan, lalu dilakukan pemeriksaan rekaman CCTV yang berdekatan dengan pos 1 Namun sayang, pelaku pelemparan tidak terdeteksi kamera CCTV. “Sebenarnya kami memiliki CCTV, namun kameranya mengarah ke dalam lapas sehingga pelaku tidak terlihat,” terangnya.

Gun Gun melanjutkan, upaya pelemparan narkotika ke dalam Lapas Kelas I Surabaya tidak terjadi kali ini saja. “Sudah beberapa kali terjadi. Namun petugas kami berhasil menggagalkan,” imbuh Gun-Gun.

Kepala Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Sidoarjo AKBP Toni Sugiyanto menjelaskan, upaya pelemparan berbagai jenis narkotika ke dalam Lapas atau Rutan juga terjadi di berbagai daerah. “Ya karena penjagaan di Lapas sangat ketat, sehingga mereka memilih jalan termudah dengan cara melempar,” jelas Toni.

Gun-Gun mengatakan, selain ganja yang dikemas dalam plastik warna coklat, terdapat pula beberapa baju, hijab serta rokok elektrik (vape), serta tas wanita. Barang-barang tersebut dimasukan kedalam tas kresek warna putih.

Sementara itu Kapolsek Porong Kompol Rochsulullah mengatakan, saat ini barang bukti ganja kering telah diserahkan kepada BNNK Sidoarjo. “Kami akan berusaha keras menangkap pelaku pelemparan ganja kering ini. Kami akan meminta keterangan warga yang berada di sekitar lokasi sehingga bisa menjadi petunjuk kami untuk memburu pelaku,” kata Rochsul.(Auf)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *