Dampak Pandemi Covid-19, Warga Sebut Persediaan Sembako di Sapeken Hampir Habis

Pelopor.Net - 7 Juli 2021 - 05:08 WIB
Dampak Pandemi Covid-19, Warga Sebut Persediaan Sembako di Sapeken Hampir Habis
 ()
|
Editor

Sumenep, Pelopor.net – Warga Kepulauan Sapeken, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, menyampaikan bahwa dimasa Pandemi Covid-19, ketersediaan sembilan bahan pokok (sembako) sudah mulai berkurang.

Hal ini dikarenakan dua pekan terakhir tidak ada pengiriman sembako dari Banyuwangi maupun kabupaten sumenep ke kepulauan tersebut.

Umumnya, kebutuhan sehari-hari warga kepulauan Sapeken disuplai dari Kabupaten Sumenep, Bali dan Banyuwangi.

Tetapi, dua pekan terakhir akses dari Banyuwangi dan Bali sudah ditutup seiring dengan penerapan PPKM Darurat Covid-19 Jawa-Bali.

“Perahu maupun kapal yang biasanya mengangkut sembako dari Banyuwangi sudah tidak beroperasi. Sementara dari Sumenep daratan hanya sekali seminggu, tapi jumlahnya juga terbatas,” kata salah seorang warga Sapeken Abdur Rahman, Selasa (6/7/2021).

Ia menyatakan, warga Sapeken yang mayoritas berprofesi sebagai nelayan itu juga tidak bisa melaut karena tidak ada tempat menjual hasil tangkapannya.

Biasanya, para nelayan Sapeken menjual hasil tangkapannya ke Bali, sedangkan semua akses di Bali saat ini ditutup.

“Saat masyarakat menjual ikan, mereka juga membeli sembako di sana (Bali), tapi sekarang sudah tidak bisa,” ucapnya.

Ia berharap, pemerintah daerah turun tangan menyikapi persoalan yang dialami masyarakat kepulauan Sapeken.

Kalaulah dalam dua pekan ke depan tidak ada pengiriman sembako ke pulau, dipastikan warga Sapeken akan kelaparan.

“Kami berharap pemerintah daerah bisa menyikapi kondisi saat ini warga kepulauan Sapeken,” pungkasnya. (yan)

 219 Pembaca,  1 Hari ini

Tinggalkan Komentar

Close Ads X