Jelang Idul Adha, Walikota sidak pasar hewan dan bahan pangan pokok

Pelopor.Net - 15 Juli 2021 - 05:49 WIB
Jelang Idul Adha, Walikota sidak pasar hewan dan bahan pangan pokok
 ()
|
Editor

Mojokerto, Pelopor.net – Walikota Mojokerto Hj. Ika Puspitasari, S.E didampingi Kapolresta Mojokerto AKBP Rofiq Ripto Himawan, S.I.K., S.H., M.H bersama Forkopimda Kota Mojokerto melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) terhadap Ketersediaan dan Harga Bahan Pangan Pokok serta Kesehatan Hewan Qurban di pasar tradisional wilayah Kota Mojokerto menjelang Hari Raya Idul Adha 1442 H, Rabu (14/07/2021).

Jelang Hari Raya Idul Adha, harga kebutuhan pokok di Pasar Tanjung Anyar Kota Mojokerto stabil. Ini diketahui setelah Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari bersama Forkopimda Kota Mojokerto menggelar inspeksi mendadak (sidak) ke pasar terbesar di Kota Mojokerto ini.

“Jelang Idul Adha, ini agenda rutin mengecek harga kebutuhan pokok di Pasar Tanjung Tanjung sebagai pasar pusat terbesar di Kota Mojokerto yang menjadi jujukan para pedagang dari pasar lain untuk kulakan. Sampai sejauh ini ternyata bahan kebutuhan dasar, seperti daging ayam dan daging sapi harganya masih stabil,” ujar Walikota Mojokerto.

Penurunan harga akibat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat yang diberlakukan pemerintah. PPKM Darurat yang diberlakukan sejak tanggal 3 Juli 2021 lalu, ada yang tidak berpengaruh pada harga sejumlah bahan kebutuhan.

“Semua aman, stabil harganya, pasokan juga lancar meskipun terjadi pengetatan di sebagian ruas jalan. Karena memang untuk transportasi kan kategori vertikal tidak ada pengetatan, 100 persen masih diperlakukan. Daya beli masyarakat ada penurunan namun jumlah belum bisa dirilis karena kita belum mendapatkan data pasti dari BPS,” tandas Walikota Mojokerto.

Seluruh sektor esensial terjadi penutupan, penonaktifan dan 100 persen Work From Home (WFH), diakui Wali Kota perempuan pertama di Kota Mojokerto ini, tentu akan berdampak ke daya beli masyarakat.

PPKM Darurat menyebabkan penyekatan di beberapa ruas jalan sehingga perputaran uang di masyarakat terjadi penurunan.
“Namun, alhamdulillah semua taat, semua patuh, masyarakat kita menerima apa yang sudah ditetapkan oleh pemerintah,” tegasnya.

Kapolresta Mojokerto menambahkan dalam kegiatan sidak, Kami siap bekerja, melaksanakan kebijakan Pemerintah. Kehadiran kita kali ini dalam rangka memastikan standart kesehatan hewan qurban yang dipersyaratkan Sekaligus menjelaskan mekanisme penyembelihan & pendistribusian daging hewan qurban di wilayah hukum mojokerto kota di masa pandemi,” Ucap AKBP Rofiq Ripto Himawan, S.I.K., S.H., M.H.

Sementara itu, Dwi Purnomo selaku salah satu penjual Kambing Kurban mengatakan, harga kambing kurban di lapak saya ini antara 2,5 Juta sampai 4,5 Juta. Total ada 60 kambing kurban di lapak saya ini. Alhamdulilah sampai hari ini sudah laku separuhnya.

“Biasanya orang-orang beli hewan kurban paling ramai pada saat H-3 Idul Adha. Alhamdulilah setiap tahunnya kita selalu didatangi petugas dari dinas ketahanan pangan dan pertanian Kota Mojokerto untuk diperiksa kambing-kambing kurban di lapak saya ini. Alhamdulilah sama sekali tidak pernah dipungut biaya sama sekali,” kata Dwi purnomo. (Hardi)

 252 Pembaca,  2 Hari ini

Tinggalkan Komentar

Close Ads X