Aliansi Peduli Kemanusiaan Nilai Polda NTT Apatis, Kami Tidak Berhenti Sampai di Sini

Pelopor.Net - 19 Maret 2022 - 19:27 WIB
Aliansi Peduli Kemanusiaan Nilai Polda NTT Apatis, Kami Tidak Berhenti Sampai di Sini
 (Pelopor.Net)
|
Editor

PELOPOR.net – Nusa Tenggara Timur – Aliansi Peduli Kemanusiaan gelar aksi damai ke IX di seputaran bundaran burung. Aksi jilid IX merupakan bagian aksi bisu yang berlangsung pada pukul 08:00 Wita, Jumat, (18/3/2022).

Kepada awak media, Korlap Umbu Praing, menyatakan, aksi ini masih tetap sama seperti aksi sebelumnya pada jilid yg ke-8. Dimana aliansi masih melangsungkan aksi bisu di seputaran bundaran burung undana, berbeda dengan kali lalu kami melakukannya 2 hari berturut-turut di depan Polda NTT.

Ketua LMND Kupang itu menyatakan, hal ini kami lakukan sebagai bentuk komitmen Aliansi Peduli Kemanusiaan untuk mencari keadilan bagi masyarakat Nusa Tenggara Timur. Terkhusus bagi kematian tragis yang menimpa ibu dan anaknya sekaligus di kota kupang.

Disisi lain aksi ini juga kami lakukan untuk menggugah hati masyarakat kota kupang agar dapat mengambil tempat yang sama dengan aliansi untuk menyuarakan bentuk ketidak adilan yang terjadi.

Lanjutnya, walaupun berkas sudah di kembalikan yang ke empat kalinya oleh penyidik Polda NTT kepada kejati NTT kami masih meyakini bahwa sebelum adanya upaya melakukan “rekonstruksi ilmiah” untuk mengkaji ulang kasus pembunuhan secara objective, maka kasus ini akan tetap berjalan di tempat.

“Kami berharap agar penyidik polda NTT dan kejati NTT lebih bijak dalam menangani kasus ini. Bagaimana bisa hanya dari keterangan pelaku RB semata kemudian berkas di mentahkan begitu saja sebagai salah satu bukti yang paling kuat untuk menjerat Randi. Sedangkan bukti hasil autopsi korban astrid dan lael sampai dengan saat ini belum juga di lengkapi pihak penyidik dalam BAP Randi,” ucapnya.

“Lalu data percakapan yang di sampaikan oleh kabid humas Polda NTT yang telah di lengkapi ternyata masih belum di lampirkan juga,” tuturnya.

Kata dia, berbagai upaya secara baik telah kami lakukan. Namun, sampai dengan hari ini tak sedikitpun keinginan kapolda NTT untuk menemui aliansi, jelas kami merasa kecewa atas sikap apatis beliau yang baru saja di datangkan menggantikan Kapolda yang lama.

“Kami tidak akan berhenti sampai disini, perjuangan akan terus berlanjut sampai kasus ini benar-benar terungkap secara terang benderang,” tutup Umbu.

(Ridho Seran/Tim)

 372 Pembaca,  3 Hari ini

Tinggalkan Komentar

Close Ads X