Forum Koordinasi Silaturahmi Kejari Ponorogo bersama Majelis Luhur Kepercayaan Indonesia dan Agama

Pelopor.Net - 27 Maret 2022 - 10:52 WIB
Forum Koordinasi Silaturahmi Kejari Ponorogo bersama Majelis Luhur Kepercayaan Indonesia dan Agama
 (Pelopor.Net)
|
Editor

PELOPOR.net – Ponorogo – Kamis 23/3/2022, telah digelar Forum Koordinasi Silaturahmi dan koordinasi di aula Kejaksaan Negeri Ponorogo. Tujuan dilksanakan kegiatan gaitu untuk melakukan pengawasan terhadap Aliran Penghayat Kepercayaan dan Aliran keagamaan di masyarakat Ponorogo.

Sebagai informasi, MLKI adalah suatu Majelis Luhur Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa Indonesia dan sebagai wadah tunggal semua Penghayat Kepercayaan / Penghayat kejawen yang ada di Kabupaten Ponorogo.

Dijelaskan oleh Ketua MLKI Ponorogo melalui KP Dharmanto SN, harapan dilangsungkan kegiatan adalah tercipta kerjasama, saling menghormati dan tetap menjaga kerukunan, perdamaian budaya adat yang berdasar Pancasila, UUD 1945, Bhineka tunggal ika dan Bhineka tunggal Ika hamemayu hayuning bawana.

Adapun penghayat kepercayaan yang ada di Kabupaten Ponorogo sekitar 26 paguyuban penghayat dan informasi data dari pengurus MLKI yang sudah tertib administrasi, baru 6 paguyuban diantaranya Pamu, Perjalanan, Sumarah, Budi pekerti luhur, Ilmu sejati dan Soeryo alam.

“Ke enam paguyuban tersebut masih dalam wadah MLKI.

Sedangkan paguyuban yang lain tercatat ada yang aktif dan belum atau kurang aktif mengikuti kegiatan. Sedangkan anggotanya masih perlu diadakan pendataan ulang oleh pengurus MLKI,” ungkap Dharmanto.

“Seperti yang disampaikan sekretaris MLKI Ponorogo S.Kusdian pada acara tersebut diungkapkan memang para penghayat di Ponorogo ini sesuai data – data tahun 2019 sebanyak 26 paguyuban, seiring dengan perjalananya waktu juga reformasi pengurus telah nengadakan pendataan ulang yang detail dan tertip administrasinya.
Memang tugas dari Pengurus MLKI tidak mudah harus mau dan telaten mengadakan pendekatan pada paguyuban yang berjumlah 26 di tahun lalu karena secara umum SDM rata-rata sudah usia lanjut pengurus sesepuhnya ,diberi pengertian sosialisasi diajarkan cara pembuatan administrasi dengan benar agar semua penghayat yang tergabung bisa tertip dalam kegiatanya walaupun sebenarnya sudah
Sudah disyahkan oleh Pemerintah dan dilindungi undang-undang ” ungkapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala kejaksaan Negeri Ponorogo yang diwakili oleh kasi Intel Kejari Ponorogo Ahmad Affandi SH MH menyampaikan, berdasarkan undang- undang Kejaksaan mempunyai kewenangan untuk melakukan pengawasan, terutama aliran kepercayaan.

Dari tahun 2019 Kejaksaan telah terdata 26 aliran kepercayaan yang ada di Ponorogo.

“Dengan adanya kegiatan ini kita bisa kembali mendata ulang apakah masih aktif apa tidak. Apakah anggotanya bertambah apa berkurang agar pengurus MLKI mendata ulang dengan riil keberadaanya,” jelas Ahmad Affandi.

Nampak hadir dalam acara tersebut ketua MUI dan FKUB Ponorogo, Ketua DMD MLKI Ponorogo yang diwakili oleh Wansehat MLKI,
Kasat Intelkam Polres Ponorogo, Kemenag, dan Kasi Intel Kodim 0802 Ponorogo.

Penulis : KP Dhar SN

 345 Pembaca,  3 Hari ini

Tinggalkan Komentar

Close Ads X