Pelabuhan Perikanan Puger Terima Kunjungan Kerja DPRD Provinsi Jawa Timur

Pelopor.Net - 4 April 2022 - 14:15 WIB
Pelabuhan Perikanan Puger Terima Kunjungan Kerja DPRD Provinsi Jawa Timur
 (Pelopor.Net)
|
Editor

Keterangan Foto : Pemaparan Pelayanan Pelabuhan Semasa Pandemi Covid-19

PELOPOR.net – SURABAYA – Unit Pelaksana Teknis Pelabuhan Perikanan Pantai (UPT PPP) Puger kedatangan rombongan DPRD Komisi B Prov. Jatim pada Selasa (8/3) lalu. Pelabuhan Perikanan yang berada di bawah naungan Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Timur ini kerap kali dikunjungi oleh Gubernur maupun anggota DPRD Prov. Jatim.

Kunjungan DPRD Komisi B kali ini dalam rangka monitoring program/kegiatan di bidang kelautan dan perikanan Perda APBD tahun anggaran 2021 tentang pelayanan pelabuhan perikanan terhadap nelayan pada masa pandemi Covid-19 di Jawa Timur.
Total volume produksi pada tahun 2021 lalu sebesar 2.565.013 Kg dengan nilai produksi sebesar Rp 29.728.602.203,- . Puncak produksi hasil tangkapan berada pada Triwulan III yakni bulan Juli, Agustus dan September sebesar 1.018.553 Kg dengan nilai produksi sebesar Rp 12.293.115.640,-.

Jenis ikan yang dominan tertangkap di Pelabuhan Puger adalah jenis pelagis kecil dengan total volume produksi hasil tangkapan sebesar 1.916.435 Kg dengan nilai produksi sebesar Rp 18.420.597.063,-, posisi kedua didominasi oleh ikan pelagis besar dengan total volume produksi sebesar 611.555 Kg dan nilai produksi sebesar Rp 10.207.625.000,-, selanjutnya adalah jenis ikan demersal dengan total volume produksi sebesar 35.803 Kg dan nilai produksi sebesar Rp 71.425.000,-.

Puger terkenal dengan produk olahan perikanan berupa petis ikan, yang mana proses pembuatannya dari air rebusan ikan layang benggol, tongkol dan tuna sirip kuning yang menjadi komoditas ekonomis penting di pelabuhan perikanan Puger.

Wakil ketua komisi B DPRD Prov. Jatim, Habib Mahdi menyampaikan bahwa pengelolaan sampah perlu menjadi perhatian khusus di Pelabuhan Perikanan Puger, adanya agenda bersih sungai dan pantai sangat efektif untuk memberikan edukasi kepada masyarakat nelayan tentang kepedulian terhadap kebersihan lingkungan.

“Semua pelabuhan adalah tempat wisata, seperti pasar ikan itu adalah tempat wisata”, imbuh Mahdi.

Jadmika Sufiadi selaku Kepala Pelabuhan Perikanan Puger memaparkan bahwa pihak pelabuhan telah melakukan proses penataan kawasan pelabuhan dengan melakukan penertiban pedagang ikan agar tidak berjualan di area dermaga serta melakukan penataan alur pintu keluar dan masuk agar lebih tertata.

“Terkait pengelolaan sampah, kami juga akan berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup Kab. Jember terkait penanganan sampah karena masyarakat Puger belum mempunyai lokasi pembuangan sampah dan belum adanya truk sampah yang masuk ke Puger”, ujar Jadmika.

(R.Hamzah)

 285 Pembaca,  3 Hari ini

Tinggalkan Komentar

Close Ads X