Gelar Vaksinasi Dosis 3 Malam Hari, Polda Jatim Gandeng Pengurus Masjid

Pelopor.Net - 9 April 2022 - 21:06 WIB
Gelar Vaksinasi Dosis 3 Malam Hari, Polda Jatim Gandeng Pengurus Masjid
 (Pelopor.Net)
|
Editor

PELOPOR.net – Jatim – Dalam rangka untuk meningkatkan capaian vaksinasi booster dan sekaligus untuk memudahkan terhadap masyarakat Jawa Timur melengkapi diri dengan vaksinasi dosis tiga, yang menjadi dalam persyaratan saat mudik nanti.

Polda Jawa Timur yang bekerja sama dengan pengurus Masjid menggelar vaksinasi dosis tiga atau booster pada malam hari di halaman Masjid.

Kegiatan vaksinasi malam yang dilaksanakan di halaman masjid ini telah berlangsung pada Jumat (09/04/22) di sejumlah Masjid wilayah Jatim, dengan jumlah total 1006 dosis vaksin dengan dibantu tenaga kesehatan gabungan dari TNI, Polri, Dinkes dan Relawan setempat, diantaranya Masjid Nur Fadlilah Sidoarjo total vaksin sebanyak 93 dosis.

Untuk Masjid Satlantas Polres Jombang ada sebanyak 100 dosis. Masjid Al Rau Dathul Hidayah Polres Bangkalan sebanyak 35 dosis. Masjid Agung Alun Alun Kabupaten Pasuruan sebanyak 50 dosis. Bagi Masjid Al Mabrur Kejasan Pasuruan Kota sebanyak 51 dosis dan 22 Masjid di wilayah Bojonegoro sebanyak 678 dosis.

Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta menjelaskan, hal kegiatan vaksinasi yang berkolaborasi dengan pengurus Masjid ini akan terus diselenggarakan selama bulan Suci Ramadhan sampai dengan Idul Fitri.

Bahkan nantinya akan menambah Vaksinasi Stasioner berada pada 39 titik lokasi strategis di setiap Kabupaten/Kota di Jawa Timur, untuk memudahkan masyarakat dalam mengakses dan melakukan Vaksinasi dosis tiga atau Booster.

“Kegiatan vaksinasi Booster ini akan terus dilaksanakan sampai dengan Lebaran,” terang Irjen Pol Nico Afinta.

Pasalnya, Pemerintah yang telah mengizinkan masyarakat untuk mudik Lebaran, namun dengan syarat sudah melakukan vaksinasi dosis tiga.

Apabila masyarakat yang telah mendapatkan vaksinasi dosis ketiga (booster), tidak wajib untuk menunjukan hasil Negatif Tes RT-PCR atau Rapid Test Antigen sebagai syarat perjalanan mudik, dengan Moda Transportasi Umum, Udara, Laut dan Darat maupun Kendaraan Pribadi.

(Bertus/Tim)

 300 Pembaca,  3 Hari ini

Tinggalkan Komentar

Close Ads X