Budaya Kesenian Nusantara Reog Yang Patut Dijaga Dan Dilestarikan

Pelopor.Net - 14 April 2022 - 17:57 WIB
Budaya Kesenian Nusantara Reog Yang Patut Dijaga Dan Dilestarikan
 (Pelopor.Net)
|
Editor

PELOPOR.net – Surabaya – Reog Ponorogo merupakan salah satu dari sekian banyaknya kesenian yang ada di Indonesia. Kesenian rakyat yang berasal dari Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur ini merupakan sebuah pertunjukan tari tradisional yang biasanya dilakukan di arena terbuka sambil diiringi alat musik tradisional seperti kendang dan juga gong.

Mungkin dari sekian banyak Negara yang ada di belahan dunia hanya Indonesia yang mempunyai Kesenian seperti Reog Ponorogo, dalam setiap pertunjukan nya seniman reog ponorogo sendiri selalu berhasil memukau penontonya dengan aksi yang dilakukan seniman reog dengan mengangkat dadak merak, memainkan cemati, dan tarian apik dari Putri Putri cantik yang biasa disebut dengan Tarian Catilan.

Kesenian Reog Ponorogo sendiri sudah berhasil Go Internasional dan dapat dinikmati diluar negeri penanmpilan nya dan juga sudah menorehkan prestasi di kanca dunia salah satu nya adalah Reog Ponorogo kembali mencatatkan prestasi internasional.

Kali ini, kesenian yang identik dengan dadak merak dan singo barong tersebut mendapatkan piala Piala Departemen Tenaga Kerja Taichung.

Mangkanya tak heran dari beberapa tahun yang lalu negeri sebelah yaitu negara serumpun dengan kita Malaysia, mengiklam bahwa kebudayaan seni Reog Ponorogo adalah miliknya, tidak ada sejarah nya Reog Ponorogo adalah milik negara Malaysia, Seniman Reog Indonesia tak pernah takut melawan Negara Malaysia, memang Malaysia mendaftarkan kesenian bukan dengan nama “Barongan” tapi yang di gunakan kepala dadak merak, tetap saja itu mengiklam bahwa Reog adalah keseniannya, sungguh tragis tidaklah muda seniman reog di Indonesia menjaga eksistensi nya hingga ke mancanegara, sekarang malah di rusak dengan segampang itu mengiklam bahwa itu kesenian dari negara nya.

Dalam menangapi pemberitaan yang ada terkait klaim reog milik Malaysia seniman Reog Ponorogo, tidak tinggal diam Seniman Reog yang tergabung dalam Paguyuban Reog “Pur-Boyo” turun ke jalan mengutuk keras apa yang dilakukan Malaysia, dan Mendorong Pemerintah Kota Surabaya, dan Pemerintah Pusat, agar segera mendaftarkan Kesenian Reog Ponorogo Adalah Milik Indonesia.

Hal ini membuat Perkumpulan Reog Ponorogo Surabaya (Purbaya) pada Rabu (13/04/2022) sore. Menggelar aksi simpatik di Jalan Ir Soekarno (Merr), Rungkut Surabaya.

“Ketua Group Paguyuban Reog “Purboyo, agar pemerintah segera mendaftarkan Kesenian Reog Indonesia adalah kesenian asli ponorogo, indonesia, komunitas dan seniman reog mendukung keras reog sebagai warisan budaya indonesia, ungkap Heru sebagai Ketua Group Paguyuban “Purboyo”.

“Dalam kegiatan seni Reog ini, terus terang kita mendukung Pemerintah, sekaligus memprotes Pemerintah Malaysia yang sudah dua kali ini mengklaim Reog ini adalah budaya mereka, saya sendiri pernah berangkat ke Negara Malaysia tahun 2008 untuk memprotes apa yang dilakukan Malaysia mengklaim Reog sebagai kesenian miliknya” ujar Siswandi selaku ketua paguyuban Reog Sejawatimur.

“Saya berharap Pemerintah Pusat dan Daerah segera bergerak cepat dalam menangani permasalahan reog ini, dan segera mendaftarkan ke Unesco agar tidak kedahuluan oleh Malaysia , ujar Siswandi.

(Jack/Tim)

 216 Pembaca,  3 Hari ini

Tinggalkan Komentar

Close Ads X