Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya Terkait Bedah Kasus Aksi Tarkam

Pelopor.Net - 19 April 2022 - 22:43 WIB
Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya Terkait Bedah Kasus Aksi Tarkam
 (Pelopor.Net)
|
Editor

PELOPOR.net – Surabaya – Kebiasaan masyarakat pada umumnya menjelang dan sesudah sahur berkumpul bersama teman temannya, ada yang hanya berkumpul dan bermain, juga ada yang sambil menyalakan petasan. Tapi sayang kebiasaan itu disalahgunakan dengan melakukan tawuran dan mengakibatkan adanya korban dari kejadian tersebut.

Seperti yang terjadi pada Selasa, 12 April 2022 sekitar pukul 00.00 Wib, di daerah jalan Sencaki Surabaya. Beberapa anak dari Geng kampung Telor, F,S,F,M,R,F dan I sedang menyalakan petasan, tersangka yang bersama teman temannya yang berjumlah 25 orang mendatangi korban dan melakukan penyerangan kepada kelompok korban dengan menggunakan celurit, parang, balok kayu, batu maupun tangan kosong sehingga menyebabkan korban luka lebam maupun luka bacok.

Setelah mendapatkan laporan dari masyarakat, anggota Opsnal Jatanras Unit Reskrim Semampir langsung melakukan penyelidikan terhadap pelaku pengeroyokan, dari hasil analisa dan didukung oleh saksi saksi ditemukan tempat persembunyiannya di wilayah Semampir kemudian anggota langsung melakukan penangkapan terhadap pelaku, kemudian anggota melakukan penggeledahan di rumah dan didapatkan beberapa barang bukti berupa balok kayu dan pakaian yang digunakan oleh pelaku saat tawuran.

” Kejadian tawuran beberapa waktu lalu yang sempat viral di media sosial (medsos) dan mengakibatkan keresahan pada masyarakat. Kejadian tersebut mengakibatkan dua orang terluka, dari kejadian tersebut satu tersangka kami amankan dan masih ada beberapa yang masih DPO. Kalau memang keduabelah pihak mau dilakukan mediasi, maka tidak menutup kemungkinan itu bisa dilakukan. Terang AKP Arif Rizky Wicaksono, Selasa, 19 April 2022.

Masih AKP Arif, Maaf kami tidak membawa tersangka karena masih anak anak, begitu juga terhadap korban. Motif dari kejadian itu tidak ada unsur dendam, semua karena kebetulan mereka bertemu dan terjadi peristiwa tersebut. Terang Kasat Reskrim AKP Arif.

Dari hasil pemeriksaan didapatkan beberapa barang bukti:
– 1 buah balok kayu panjang kurleb 1 meter dgn bekas bercak darah.
-1 buah kaos warna merah milik pelaku (sesuai rek. video).
-rekaman video kejadian tawuran.

Tersangka beserta barang bukti diamankan di Mapolres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Tersangka dikenakan dengan pasal 170 KUHPidana Yang berbunyi “ Barangsiapa yang dimuka umum bersama-sama melakukan kekerasan terhadap orang atau barang, dihukum penjara selama-lamanya lima tahun enam bulan”.

(Jack)

 342 Pembaca,  3 Hari ini

Tinggalkan Komentar

Close Ads X