Antisipasi Meluasnya Penyebaran Covid 19, Satbinmas Terus Lakukan Asistensi PPKM Mikro

  • Bagikan

LUMAJANG, PELOPOR.NET – Sat Binmas Polres Lumajang kembali melaksanakan monitoring dan Asistensi PPKM Mikro.

Kegiatan kali ini dilaksanakan di Balai Desa Sumbersari, Kecamatan Rowokangkung, Kabupaten Lumajang, Selasa (15/6/2021) siang.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Kasat Binmas Polres Lumajang AKP Totok Sudarsono, . S.Sos,. M.H., M.Sc, Kapolsek Rowokangkung AKP A. Sutiyo, Iptu Catur Juriyanto, Ipda Sukirno.

Kasat Binmas Polres Lumajang AKP Totok Sudarsono S.Sos,. M.H., M.Sc melalui Paur Subbag Humas Polres Lumajang Ipda Andrias Shinta mengatakan, dari hasil Monitoring dan Asistensi PPKM Mikro di Desa Sumbersari sudah sesuai dengan petunjuk arahan pembentukan PPKM Mikro.

“Dimana di desa Sumbersari sudah memiliki sarana prasarana yang ada di dalamnya, seperti ruang isolasi, dapur umum, tempat cuci tangan, persediaan masker bahkan lumbung pangan dalam menghadapi Pandemi covid 19,” ujar Shinta, Rabu (16/6/2021)

Ia menjelaskan, kegiatan asissensi PPKM mikro untuk mengecek sampai sejauh mana PPKM mikro itu melakukan giat-giat yang sifatnya antisipasi seperti 3T yakni testing, tracing, treatment.

“Kesiapan petugas dalam operasional PPKM mikro itu benar-benar sesuai dengan juklah dari pimpinan yang mana ada ruang isolasi, trus ada penanganan-penanganan yang sifatnya kepada masyarakat yang tersuspect dan juga yang kontak erat,” tuturnya.

Lanjutnya, sehingga penanganan-penanganan pertama di PPKM mikro itu sudah sesuai dengan petunjuk dan arahan dari pada pimpinan.

“Nantinya PPKM mikro itu sebagai ujung tombak penanganan pertama penyebaran covid 19,” terang Shinta.

Lebih lanjut ia menambahkan, PPKM mikro itu mengutamakan penanganan gratis, sebelum dilakukan atau dirujuk atau ke rumah sakit rujukan tentunya sudah di identifikasi masyarakat-masyarakat yang kontak erat. Sehingga tidak sampai nantinya benar-benar terkonfirm sudah tangani yang jelas sudah tahu di testing dulu.

“Alamat yang kontak erat siapa, itu tujuan dari pada PPKM mikro. Sehingga tidak sampai terjadi terkonfirm dalam satu keluarga minimal sudah kontak erat, kita sudah penanganan pertama atau iosolasi di PPKM atau dirumah,” pungkasnya.(Den ekstrim)

 33 Pembaca,  6 Hari ini

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *