Belum Dua Minggu Kasus Pembunuhan Terjadi Lagi, Kapolres Mura Prihatin Minta Optimalkan Peran FKPM

Pelopor.Net - 1 November 2022 - 10:29 WIB
Belum Dua Minggu Kasus Pembunuhan Terjadi Lagi, Kapolres Mura Prihatin Minta Optimalkan Peran FKPM
 (Pelopor.Net)
|
Editor redaksi

Musirawas, sumsel – Pelopor.net – Kapolres Musi Rawas AKBP Achmad Gusti Hartono prihatin atas kejadian yang terjadi di wilayah kerjanya, pasalnya, dalam delapan hari kerja terjadi dua kasus pembunuhan. Senin (31/10/2022).

Saat press release dengan di dampingi oleh Waka Polres Kompol Willian Harbensyah, Kasat Reskrim AKP Muhammad Parameswara dan anggota tim Landak, Kapolres Musi Rawas AKBP Achmad Gusti Hartono menjelaskan belajar dari kedua kasus tersebut sebenarnya bisa di minimalisir mengingat di tingkat desa sudah ada Forum Kemitraan Polisi dan Masyarakat (FKPM).

Forum ini terdiri dari tokoh masyarakat, kepala desa, tokoh agama, alim ulama dan kepala desa. Tentunya sebagai pelindung adalah Babinkamtibmas.

Tupoksi FKPM yaitu memberikan solusi terkait permasalahan sosial di tengah desa seperti hutang piutang dan kasus perselingkuhan.

Permasalahan warga yang berpotensi mengganggu Kamtibmas menjadi rana FKPM,” ujar Kapolres.

Terkait kasus pembunuhan di jalan desa Srimulyo dan Sumber Karya Kecamatan Stl Ulu Terawas, ia mengucapkan terimakasih kepada Babinkamtibmas di sana yang sudah memberi pencerahan agar tidak ada saling balas dendam diantara keluarga korban mengingat kasus tersebut menyebabkan melayangnya nyawa seseorang.

Begitu pun kasus pembunuhan yang terjadi di desa Prabumulih, Kecamatan Muara Lakitan, Kabupaten Musi Rawas. Apabila dilakukan mediasi dilakukan melalui FKPM sedikit banyak ada solusi yang ditawarkan.

” Dalam kesempatan ini, saya menghimbau kepada tokoh masyarakat dan tokoh agama untuk selalu menjaga keamanan, apabila terdapat persoalan pribadi mari bersama-sama mencari solusi jangan bertindak sendiri sehingga menimbulkan emosi yang sesaat, sebagai contoh kedua kasus di Muara Lakitan maupun di Stl Ulu Terawas merupakan cerminan pasal 338 KUHAP dengan ancaman 15 tahun penjara, sudah tentunya banyak kerugian yang didapatkan jika sudah berurusan dengan hukum.” Pungkas Kapolres yang dekat dengan media ini.

(auf)

 645 Pembaca,  3 Hari ini

Tinggalkan Komentar

IKLAN

IKLAN

IKLAN

Close Ads X