Bobby Hermawan Cemburu Pukul Teman Pacar

Pelopor.Net - 24 Maret 2022 - 15:23 WIB
Bobby Hermawan Cemburu Pukul Teman Pacar
 (Pelopor.Net)
|
Editor

PELOPOR.net – Surabaya – Sidang perkara penganiayaan yang dilakukan terdakwa Bobby Hermawan digelar di pengadilan negeri (PN) surabaya, dengan agenda 5 orang saksi untuk didengar keterangannya saat mengetahui kejadian pemukulan, yang dihadirkan jaksa penuntut umum (JPU) Suparlan dari kejari surabaya,

5 orang saksi, Vincent Albert Santoso, Christian Jansen Sanjaya, Hananiel Vincent Tjandra, Edward Jonathan dan Clarisa Valencia.

Dalam keterangannya, saksi Vincent mengaku tidak mengenal terdakwa. saksi juga juga tidak tau ada permasalahan apa tiba tiba terdakwa memukul kepalanya saksi Vincent dan mengenai bagian telinga.

“Waktu saya mau masuk mobil,terdakwa mendatangi saya, sedangkan Clarisa masuk kerumah. tiba tiba saya didorong dua kali dan saya dipukul. Saat kejasian pemukulan diluar rumah Clarissa, sedangkan saya teman Clarissa,”kata korban, Rabu (23/3).

Akibat pukulan dari terdakwa, Vincent mengaku ada bekas darah keluar dari telingannya menyebabkan bunyi dengungan beberapa hari,”sempat berdengung antara 5 hari sampai 6 hari, bahkan sangat mengganggu sekali Pak Hakim,”kata saksi

Kemudian lanjut keterangan saksi chiristian Jansen Sanjaya menerangkan Clarissa minta tolong untuk datang kerumahnya karena esok harinya mau pulang, tiba tiba datang mobil Bobby dirumah Clarissa.

“Saya melihat Boby memuku, Hana dan Saya berusaha melerai.tapi,malahan sebaliknya Bobby memukul saya sekali kena pipi selanjutnya saya hindari. Tidak lama kemudian ada satpam datang juga ikut melerai, Bobby tambah emosi mengajak saya untuk ketempat lain. dan menyuruh saya untuk berhenti mengikuti Instagram Clarissa, bahkan saya juga sempat diancam Boby,”kata saksi Cristian.

Kemudian lanjut ketetangan saksi Hananiel menerangkan mengetahui dan melihat semua kejadian semua yang dilakukan Boby.dengan kejadian itu saya berjarak kurang lebih 1 meter dengan Vincent dan Jensen,”posisi saya waktu itu ada di belakang Vincent dan saya melihat semua saat kejadian pemukulan,” kata saksi Hanna.

Kemudian saksi Edward teman terdakwa menerangkan pada saat itu saya diajak Boby ikut mendatangi rumah Clarissa,

“Saya yang membawal mobil, setelah sampai dirumah Clarissa saya melihat ada tiga orang mau masik mobil, kemudian Boby memanggil ketiga orang itu, achirnya¬† tiga orang itu adu mulut dan saling mendorong dengan Vincent, dan saat kejadian itu posisi saya ada didalam mobil achirnya saya keluar untuk melerai,”kata saksi Edward.

Setelah itu saksi Edward ditanya Selamet sebagai pengacara terdakwa, dengan kejadian itu, Edward mengatakan “Mungkinan Boby cemburu Pak? karena melihat rimah Clarissa didatangi Vincent, setelah kejadian pemukulan terhadap Vincen seketika itu Boby merangkul Vincen dan minta maaf setau saya Pak,”kata saksi Edward.

Saat ketua majelis hakim menanyakan tentang keterangan saksi Edward, apa ada yang tidak benar atau benar semua,”Benar semua Pak,”kata terdakwa Boby.

Kemudian dilanjutkan dengan saksi yang terachir Clarissa Valencia menerangkan saat kejadian pemukulan Vincent sama Boby tidak melihat, sebab saat kejadian itu saya disuruh masuk rumah sama Boby,”kata saksi Clarissa.

Dengan kejadian ini semua Boby diseret dan didudukan didepan meja hijau untuk mempertangung jawabkan semua kejadian yang dilakukan Boby.

(Nur).

 695 Pembaca,  3 Hari ini

Tinggalkan Komentar

Close Ads X