BPBD Rembang Menyalurkan Bantuan di Desa Meteseh – Kaliori, Dampak Dari Bencana Banjir

Pelopor.Net - 27 Oktober 2022 - 19:35 WIB
BPBD Rembang Menyalurkan Bantuan di Desa Meteseh – Kaliori, Dampak Dari Bencana Banjir
 (Pelopor.Net)
|
Editor redaksi

PELOPOR.net – Rembang – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Rembang kembali menyalurkan bantuan kepada ratusan korban banjir di Desa Meteseh Kecamatan Kaliori, Rembang, Jawa Tengah, Kamis (27/10/2022).

Paket bantuan diserahkan oleh Sub Koordinator Logistik BPBD Rembang, Zaenal Abidin dan diterima langsung oleh Kepala Desa Meteseh, Ismunandar di kantor Kepala Desa setempat.

“Zainal Abidin menyebutkan bahwa paket bantuan tersebut terdiri dari beras, mie instan, gula, teh, minyak goreng dan air mineral yang nantinya bisa dikelola pembagiannya sesuai dengan teknis desa.” Kami menyerahkan sepenuhnya kepada pihak desa untuk teknisnya. Untuk jenisnya ada beras, mie instan, minyak goreng, gula, teh dan air mineral,” katanya saat menyerahkan bantuan di kantor Kepala Desa Meteseh.

Ia menambahkan rasa keprihatinannya kepada seluruh korban banjir akibat luapan sungai Randu Gunting beberapa waktu lalu khususnya warga di Desa Meteseh. Dirinya berharap bantuan dari BPBD bisa bermanfaat dan sedikit membantu para korban banjir.

” Kami pribadi dan mewakili BPBD Rembang sangat prihatin dengan adanya banjir kemarin. Semampu kami untuk membantu mereka, termasuk bantuan yang hari ini kami serahkan ke Pemdes Meteseh. Semoga bermanfaat.

”Sementara itu, Kepala Desa Meteseh, Ismunandar mengucapkan terima kasihnya kepada BPBD Kab. Rembang yang telah memberikan paket bantuan ke warga terdampak banjir di desanya. Ia mengapresiasi hal ini sebagai kepedulian yang cukup tinggi bagi korban bencana banjir.

” Terima kasih banyak untuk BPBD Rembang dan pak Zainal selaku perwakilan instansi. Bantuan ini kami nilai sebagai perhatian penuh dari kesiapsiagaan dan kepedulian Pemkab Rembang utamanya BPBD kepada korban banjir di Meteseh,” ucapnya.

Diketahui Desa Meteseh merupakan wilayah yang paling parah terdampak banjir akibat luapan sungai Randu Gunting pada Sabtu 15 Oktober lalu.

 

(Arfan/Wiyanto/S)

 868 Pembaca,  3 Hari ini

Tinggalkan Komentar

IKLAN

IKLAN

IKLAN

Close Ads X