Bupati Minta ASN Salurkan Zakat melalui Baznas

Pelopor.Net - 28 Maret 2022 - 16:55 WIB
Bupati Minta ASN Salurkan Zakat melalui Baznas
 (Pelopor.Net)
|
Editor

PELOPOR.net – KAJEN – Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq, SE, MM minta aparatur sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pekalongan agar menyalurkan zakat, infaq dan sedekah melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Pekalongan.

Hal itu disampaikan Bupati Fadia dalam sambutan dalam kegiatan Sosialisasi Optimalisasi Zakat Infaq dan Sedekah ASN di Lingkungan Pemkab Pekalongan, di Aula Lantai 1 Gedung Setda Kabupaten Pekalongan, Selasa (28/3). “Insya Allah penyaluran zakat, infaq dan sedekah melalui Baznas sesuai dengan yang memang membutuhkan,” tutur bupati.

Bupati berharap, dengan terhimpunnya zakat, infaq dan sedekah dari ASN se-Kabupaten Pekalongan melalui Baznas, dapat memberikan manfaat yang lebih besar dan lebih luas bagi masyarakat Kabupaten Pekalongan. Sebelumnya, Ketua Baznas Kabupaten Pekalongan, KH. Muhtarom, berharap, penyaluran zakat, infaq dan sedekah ASN Kabupaten Pekalongan melalui Baznas bisa optimal.

“Kami berharap Baznas bisa membantu pemkab di Bidang Sosial yang belum atau tidak teranggarkan di Kabupaten Pekalongan. Semoga para mustahik yang sekarang menjadi penerima zakat, untuk ke depan bisa menjadi muzakki (orang yang wajib berzakat),” ujar Muhtarom.

Dalam kegiatan tersebut, Ketua Baznas Provinsi Jawa Tengah, KH Ahmad Daroji dalam sambutannya menegaskan, bahwa Baznas bukan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dan bukan pula organisasi masyarakat (ormas).

“Namun Baznas adalah Badan Amil Zakatnya Pemerintah. Baznas merupakan tangan kirinya bupati. Tangan kanannya adalah APBD,” ujar Ahmad Daroji. Baznas bertujuan membantu pemerintah dalam upaya pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan rakyat.

Dalam kegiatan tersebut, dilakukan penyerahan bantuan alat usaha berupa gerobak untuk 88 mustahik dengan nilai keseluruhan Rp. 230 juta dan diterimakan secara simbolis kepada Mulyono, warga Desa Tanjungsari, Kecamatan Kajen.

Bantuan lainnya yaitu bantuan rumah tidak layak huni (RTLH) untuk 15 mustahik dengan jumlah keseluruhan Rp. 150 juta dan diterimakan secara simbolis kepada Kanan, warga Bojong. Selain itu, juga diberikan bantuan alat kesehatan kepada 11 mustahik dengan total bantuan Rp. 10.500.000 yang diterimakan simbolis kepada Karjian, warga Bojong.

Sosialisasi dihadiri Wakil Bupati Pekalongan, para Staf Ahli Bupati, para Asisten Sekda, Kepala Kankemenag Kabupaten Pekalongan, Kepala OPD di Lingkungan Pemkab Pekalongan dan para bendahara OPD di lingkungan Kabupaten Pekalongan, serta para penerima bantuan.

Prokompim Kab. Pekalongan/Tim

 387 Pembaca,  3 Hari ini

Tinggalkan Komentar

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

Close Ads X