Diduga Tidak Jelas, Warga Dusun Nangka Desa Kayuputih Keluhkan Izin Perpanjangan Tower

  • Bagikan

Situbondo, pelopor.net – Warga yang bermukim disekitar menara (Tower) keluhkan dan tidak jelasnya izin perpanjangan kontrak Tower Base Transceiver Station (BTS) atau stasiun pemancar dasar yang telah berdiri sejak tahun 2006, yang berada di KP. Nangka RT.001/RW.007, Desa Kayuputih, Kecamatan Panji, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, Sabtu (12/06/2021).

Dalam hal ini warga yang dikonfirmasi oleh Wartawan Media Pelopor yang berada disekitar yaitu Ketua RT.001/RW.007 Syamsuri, bersama juga H Sodiq, ibu Marwati, isteri Warsito, bahwa warga disekitar Tower BTS merasa dibohongi dan kebingungan dengan sudah habis masa ijinnya sehingga warga meminta kejelasan pemilik Tower untuk memperpanjang izinnya. Akan tetapi warga tidak pernah di kumpulkan untuk menanda tangani izin perpanjangan kontrak. Tidak seperti waktu pertama berdiri semua warga disekitar Tower dikumpulkan.

Menurut keterangan Ketua RT.001/RW.007 Syamsuri “ia juga mempertanyakan tidak jelasnya izin perpanjangan ini sejak tahun 2006, itu sudah disepakati izin kontraknya 10 tahun tetapi ternyata lebih, sedangkan kompensasi ke warga yang berdekatan langsung tidak sesuai dengan resiko yang dihadapi seperti bila musim hujan terjadi petir, angin, ini sangat berdampak dan sangat berbahaya pada lingkungan warga setempat, bila hal ini tidak direspon oleh pihak Tower dan pemilik tanah lebih baik ditutup saja Tower tersebut” keluh Syamsuri sebagai Ketua RT.

Selanjutnya menurut Kepala Desa (Kades) Kayuputih Suriji menjelaskan pada Media Pelopor “bahwa dirinya waktu berdiri Tower di tahun 2006 tersebut masih belum menjabat. Setelah saya menjabat Kades Kayuputih sejak tahun 2007, tidak ada tembusan sampai sekarang hampir 13 tahun tidak ada masukan dan laporan,” terangnya.

“Dan keluhan dari warga atau masyarakat setempat sangat mengeluhkan, namun sejak saya menjabat tahun 2007 dari pihak Tower sendiri tidak pernah koordinasi dan juga pemilik tanah tidak menghubungi saya sampai sekarang. Hal ini semua tergantung pihak warga jika ini merasa sangat meresahkan saya akan menuruti apa kemauan warga setempat tentang berdirinya Tower ini,” pungkas Kades Kayuputih Suriji. (Tim)

 39 Pembaca,  3 Hari ini

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *