Dinas KP Bidang Budidaya Perikanan Propinsi Jatim Beri Edukasi Pemeliharaan Ikan Hias, Cupang dan Lele

Pelopor.Net - 23 Februari 2022 - 15:59 WIB
Dinas KP Bidang Budidaya Perikanan Propinsi Jatim Beri Edukasi Pemeliharaan Ikan Hias, Cupang dan Lele
 (Pelopor.Net)
|
Editor

Keterangan Foto: Penyerahan Piala Dengan Juara Umum dan Peserta.

PELOPOR.net – Surabaya – Disasarkan dengan latar belakang, bahwa ikan hias air tawar merupakan salah satu hewan peliharaan yang banyak digemari oleh sebagian orang. Warna dan bentuk ikan hias yang cantik serta kemudahan mendapatkannya menjadi alasan utama penggemar ikan hias untuk memelihara ikan hias air tawar, termasuk Cupang dan Lele.

Memelihara ikan hias khususnya, memerlukan ketekunan dalam menjaganya agar dapat tumbuh sehat. Hal ini dapat dilihat dari faktor lingkungan seperti kondisi akuarium dan pakan yang diberikan.
Salah satu dari beberapa kondisi akuarium yang paling berpengaruh adalah tingkat kekeruhan air.

Keterangan Foto: Kegiatan Kontes Ikan Hias Cupang

Tingkat kekeruhan air akuarium disebabkan oleh beberapa hal, seperti sisa pakan yang tidak dimakan ikan, kotoran ikan dan jarangnya dilakukan penggantian air. Pakan ikan hias harus diberikan sesuai takaran, jika memberikan pakan yang tidak sesuai, maka ikan tidak akan memakannya dan pakan tersebut akan mengotori akuarium.

Waktu pemberian pakan ikan juga diperhatikan baik-baik, setiap jenis ikan hias air tawar memiliki kriteria tersendiri untuk pakannya, baik dari segi takaran pakan maupun frekuensi pemberian pakan dalam satu hari.

Salah satu ikan hias air tawar yang banyak digemari adalah ikan cupang. Dalam kurun satu dekade terakhir ikan cupang hias yang banyak perkembang di kawasan Asia Tenggara kian populer di manca negara. Ikan hias ini sering ditampilkan dalam ajang-ajang promosi dan pameran ikan hias internasional. Harga ikan kecil yang berukuran 3-5 sentimeter itu bisa menjadi jutaan rupiah per ekor.

Ikan cupang sebagai hewan peliharaan tidak hanya di Indonesia melainkan sampai ke mancanegara. Padahal ikan cupang merupakan varietas asli yang berasal dari daerah tropis Asia Tenggara yang khususnya berasal dari Indonesia.
Ikan cupang adalah ikan air tawar yang habitat asalnya adalah beberapa negara di Asia Tenggara, antara lain Indonesia, Thailand, Malaysia, dan Vietnam.

Ikan ini mempunyai bentuk dan karakter yang unik dan cenderung agresif dalam mempertahankan wilayahnya. Di kalangan penggemar, ikan cupang umumnya terbagi atas tiga golongan, yaitu cupang hias, cupang aduan, dan cupang liar. Ciri khas yang dimiliki oleh ikan cupang jantan adalah selain warnanya yang indah, siripnya pun panjang dan menyerupai sisir serit, sedangkan ikan betina warnanya tidak menarik (kusam) dan bentuk siripnya lebih pendek dari ikan jantan.

Ikan cupang juga memiliki bentuk dan karakter yang unik dan cenderung agresif dalam mempertahankan wilayahnya.

Adapun tujuan edukasi budidaya ikan peliharaan tersebut untuk meningkatkan nilai jual Ikan Hias di wilayah Provinsi Jawa Timur khususnya daerah Malang, memperkenalkan kepada masyarakat dan kelompok pembudidaya ikan mengenai produksi komoditas ikan hias khususnya ikan Cupang, menarik minat masyarakat untuk memulai budidaya ikan hias untuk meningkatkan dan memulihkan perekonomian masyarakat di Jawa Timur.

Kegiatan yang digelar Dinas Kelautan dan Perikanan Propinsi Jatim Bidang Instalasi Budidaya Perikanan Kepanjen Malang ini bernama “IPB KEPANJEN EXPO 2021” yang meliputi : 1.Pameran Ikan Hias, 2.Kontes Cupang, 3.Bazzar Ikan Hias dan Edukasi budidaya perikanan dari IPB Kepanjen.

Sasaran kegiatan IPB KEPANJEN EXPO 2021 ini adalah Penghobi Ikan Hias di Jawa Timur, masyarakat umum, serta para penghobi Ikan Cupang Hias di seluruh Jawa Timur.

Tentang nama, waktu dan tempat pelaksanaan dengan nama: IPB KEPANJEN EXPO 2021
(Pameran Ikan Hias dan Kontes Cupang).

Tempat : Kantor Instalasi Perikanan Budidaya (IPB) Kepanjen pada : Jum’at-Minggu, 31 Desember 2021- 2 Januari 2022.

Hasil yang didapatkan dari kegiatan IPB Kepanjen Expo Pameran Ikan Hias dan Kontes Cupang 2021 ini diketahui bahwa Antusias para pembudidaya, perserta kontes dan masyarakat yang menghadiri acara sangat tinggi, ditambah ada kegiatan pemberian Edukasi tentang Pembudidayaan Ikan sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) dari Instalasi Budidaya Kepanjen Malang yang nantinya diharapkan dapat menambah wawasan para pembudidaya ikan dan khususnya masyarakat umum yang belum mengenal dunia perikanan.
Edukasi inovasi teknologi yang disosialisasikan melalui kegiatan ini antara lain pembenihan ikan nila dengan sistim incubator, pembesaran ikan nila kincir, pembesaran ikan lele kincir, dan manajemen pakan untuk pemeliharaan benih lele.

Setiap inovasi teknologi yang disampaikan kepada masyarakat diharapkan dapat meningkatkan hasil produksi masyarakat dan meningkatkan efektivitas produksi masyarakat khususnya pembudidaya skala rumah tangga. Peningkatan hasil produksi dan efektivitas produksi dengan penerapan inovasi teknologi yang tepat akan meningkatkan pendapatan dan mempengaruhi keberhasilan usaha pembenihan maupun pembesaran ikan. Masyarakat yang datang untuk melihat pameran juga banyak yang memiliki antusias tinggi untuk memulai usaha budidaya setelah mendapatkan edukasi dari Instalasi Perikanan Budidaya Kepanjen.
Kegiatan pameran yang diselenggarakan juga memberikan kesempatan kepada masyarakat pembudidaya ikan hias untuk memperkenalkan produk kepada masyarakan dan juga memasarkan ikan hias hasil budidaya.

Stan pameran dan bazzar ikan hias diperuntukkan bagi masyarakat umum sesuai dengan kriteria pendaftaran pengisian stan pameran.
Pada kegiatan kontas ikan hias cupang juga memiliki peminat yang cukup tinggi hingga mencapai 389 entry ikan hias yang dilombakan dengan kriteria perlombaan sesuai dengan SNI. Form, warna dan respon ikan menjadi penting untuk menjadi nominasi dalam kontes ikan hias yang diselenggarakan pada 1 Januari 2021 hingga 2 Januari 2021

Demikian laporan ini disusun, semoga dapat memberikan gambaran terkait dengan kegiatan yang kami selenggarakan. Juga semua pesan dan tujuan yang hendak dicapai dapat terlaksana dengan baik. Dinas Kelautan dan Perikanan Prop.Jatim Bidang Instalasi Budidaya Perikanan Kepanjen Malang, Achmad Fajar, S.Sos, M.A.P, selaku koordinator juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan dukungan dan partisipasi dalam bentuk apapun dalam kegiatan ini.

SUSUNAN KEPANITIAN
Penanggungjawab : Achmad Fajar, S.Sos, M.A.P.
Ketua Panitia, Arif Sutikno.
Bendahara, Zeffanda.
Seksi Perlengkapan, Mukhamad Sori,
Nanang, Budiawan,
Misbachul Munir,
Yoga Aditya.
Seksi Dokumentasi : Gufron Affandi,
Urfa Hanif Ardita, Lazuardi.
Seksi Konsumsi : Suwarno, Yogi Aditya.
Seksi Keamanan : IPB Kepanjen,
Cabang Dinas Malang Seksi Pelatihan.

(R.Hamzah)

 561 Pembaca,  3 Hari ini

Tinggalkan Komentar

Close Ads X