Ditreskrimum Polda Jatim Gelar Pers Rilis Kasus Penindakan Premanisme

  • Bagikan

Jatim, Pelopor.net – Ditreskrimum Polda Jatim menggelar pers rilis penindakan kasus premanisme di beberapa wilayah jajaran diJawa Timur pada Senin 14 Juli 2021 di Mapolda Jatim. 67 pelaku premanisme terjaring dalam penindakan yang dilakukan aparat dari Polres Tanjung Perak, Polres Gresik, Polres Sidoarjo dan polres Mojokerto.

Penindakan tersebut sebagai tidak lanjut Berdasarkan perintah Presiden RI kepada Kapolri untuk ditindaklanjuti ke Polda yang berkaitan tindak pidana premanisme, dan juga kegiatan Kepolisian yang ditingkatkan untuk pemberantasan aksi premanisme Kepolisian Daerah Jawa Timur tahun 2021.

Pelaku Premanisme ditangkap di berbagai lokasi seperti Pelabuhan Tanjung Perak, Terminal bus Purabaya, Pangkalan truk atau bus. Dalam modus operandinya, pelaku melakukan Pemalakan kepada sopir (driver) bus dan truk, sebagai Calo tiket dengan cara menaikan harga tiket 4 kali lipat (empat ratus persen) serta melakukan Pemerasan kepada sopir-sopir yang melintas menggunakan kekerasan bahkan dengan senjata tajam.

Menurut Kabid humas Polda Jatim Kombespol Gatot Reply Handoko, bahwa penindakan tersebut akan tetap dilakukan ke depan nya. Hingga saat ini aparat mengaman kan dekitar 67 pelaku. Selain itu masyarakat bisa mengadu ke nomer 110 jika mengetahui tindak premanisme di sekitarnya.

Lebih lanjut Kombes Gatot mengatakan bahwa Tersangka menggunakan senjata tajam sebagai sarana untuk melakukan tindak pemalakan serta menggunakan karcis parkir palsu untuk melakukan pungli. Hingga terdapat yang diamankan karena menggunakan kekerasan dalam melakukan aksinya.

Aparat berhasil mengamankan berbagai barang bukti berupa sajam jenis caluk, Uang sebesar Rp. 9.597.000 (sembilan juta lima ratus sembilan puluh tujuh ribu rupiah), 3 (tiga) unit R4, dan 1 (satu) unit R2.

Selain itu aparat juga menyita beberapa karcis parkir palsu,10 buah HP, botol miras 1 bendel kwitansi dan beberapa lembar surat pernyataan. Para pelaku dijerat dengan.beberapa pasal 49 jo pasal 17 Perda Jatim No. 2 tahun 2020 tentang perubahan atas Perda Jatim No. 1 Tahun 2019 tentang penyelenggaraan Ketentraman, Ketertiban dan Perlindungan Masyarakat. 3) Ancaman hukuman -: Pidana kurungan maksimal 3 (tiga) bulan atau denda paling banyak Rp 50.000.000,(lima puluh juta rupiah), (Pasal 40 Ayat 4 Perda Jatim No. 2 Tahun 2020). (adi)

 3 Pembaca,  3 Hari ini

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *