Ditresnarkoba Polda Kalteng Kembali Ungkap Tindak Pidana Narkoba Dengan 9 Tersangka Dari 5 Kabupaten

  • Bagikan

Palangka Raya, Pelopor.net– Polda Kalteng – Kerja Keras Polri dalam hal ini Polda Kalteng kembali mengungkap kasus peredaran narkoba perlu di acungi jempol, hal tersebut dibuktikan dengan terungkapnya kembali tindak pidana penyalahgunaan narkotika golongan I bukan tanaman jenis sabu yang disampaikan saat Press Conference di Balai Wartawan Polda Kalteng, Kamis (03/06/2021) pukul 10.00 WIB.

Kapolda Kalteng Irjen Pol. Dr. Dedi Prasetyo, M.Hum., M.Si., M.M. pimpin Press Conference Penindakan tindak pidana penyalahgunaan narkoba di wilayah hukum Polda Kalteng. Melalui Dirresnarkoba Polda Kalteng Kombes Pol. Nono Wardoyo, S.I.K., M.H. dan didampingi Penmas Humas AKBP Muryanto mewakili Kabid Humas Kombes Pol. K.Eko Saputro.

Press Conferensi ini dilaksanakan untuk menyampaikan keberhasilan Ditresnarkoba Polda Kalteng dalam mengungkap kasus peredaran Narkotika yang terjadi pada tanggal 24 Mei sampai dengan tanggal 30 Mei 2021.

Dalam Pengungkapan Kasus ini, Polda Kalteng berhasil mengamankan 9 orang tersangka dari lima Kabupaten dengan total barang bukti narkotika sebanyak 53 (lima puluh tiga) paket dengan berat total kurang lebih 184,52 (seratus delapan puluh empat koma lima puluh dua), “ungakap Nono.

Ada hal yang menarik perhatian dalam Press Conference hari ini, karena adanya salah satu dari tersangka berinisial AS adalah tahanan Lapas Narkoba Kasongan yang melarikan diri pada Tahun 2015.

Dirresnarkoba menyampaikan ini adalah merupakan bukti keseriusan dan konsistensi Polisi terutama Polda Kalteng yang tanpa henti dan lelah berkomitmen dalam memerangi dan membrantas peredaran narkotika di wilayah Hukum Polda Kalimantan Tengah.

“Sementara untuk modus operandinya para pelaku melakukan transaksi narkoba jenis Sabu dengan cara jaringan terputus yakni dengan menyerahkan barang dan tidak bertemu langsung, “bebernya.

Lebih lanjut, Nono juga mengucapkan terima kasih kepada personel Ditresnarkoba Polda Kalteng yang telah mengorbankan waktu dan tenaga dalam menjalankan tugas memberantas narkoba di Kalimantan Tengah.

“Untuk para tersangka akan dikenakan Pasal 114 ayat (1) dan (2) Jo pasal 112 ayat(1) dan (2) Jo Pasal 132 ayat (1) UU Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman minimal 6 tahun penjara dan denda paling sedikit 1 miliar serta hukuman maksimal 20 tahun penjara/seumur hidup/mati dan denda paling banyak 10 miliar, “pungkasnya.(45R)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *