Harga Jual Pasir Lumajang Murah, APRI Lockdown

  • Bagikan

Lumajang, PELOPOR.NET – Dengan kesepakatan bersama yaitu DPC Asosiasi Penambang Rakyat Indonesia (APRI) Lumajang dengan para penambang pasir batuan bukan Logam, dan Asosiasi Sopir Armada pengangkut hasil tambang turut hadir dan disaksikan oleh Forkopimda melalui Asisten Bupati Litbang, dan Tata Pemerintahan serta BPRD Lumajang, mulai tanggal 25 Juni 2021 sampai 2 Juli 2021 segala aktifitas hasil pertambangan pasir dan batuan bukan logam, diliburkan sementara.

Dinilai merugikan para penambang maupun sopir armada yang mengangkut hasil tambang maka dengan penghentian aktifitas tersebut, bertujuan untuk meningkatkan hasil jual pasir dan batuan bukan logam disejumlah stockphile yang dinilai cukup rendah.

“Kita sudah sepakat menghentikan sementara segala aktifitas terkait managemen pasir dilumajang, karena selama ini pembelian pasir dari stockphlie dirasa sangat murah, sehingga merugikan penambang dan sopir armada”,Terang H. Sofyan Ketua DPC APRI Lumajang. Jumat (25/6/2021).

APRI berharap penghentian sementara segala aktifitas managemen pasir, mampu meningkatkan nilai jual pasir terlebih di stockphile, sehingga para penambang maupun sopir armada bisa mendapatkan hasilnya. Sofyan sangat menyayangkan atas ketidak kompakan oknum penambang yang berdalih tidak tergabung di APRI dan terikat kontrak kerja dengan perusahaan di Surabaya.

“Sebenarnya untuk kepentingan bersama, jika teman penambang yang tidak kompak hanya beralasan terikat kontrak kerja dengan perusahaan di Surabaya, saya juga terikat kontrak kerja, namun saya juga berhenti kerja, karena kita semua tahu kondisinya seperti ini”, Keluh Sofyan.

Sedangkan Trisno Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Lumajang, yang juga sebagai Dewan Penasehat DPC APRI, sangat mensuport rencana APRI melakukan Lockdown beberapa waktu, dirinya sangat berharap lockdown yang dilakukan tidak berlangsung lama, pasalnya dia berpendapat banyak masyarakat yang menggantungkan hidupnya dari aktifitas penambangan tersebut.

“Jika bisa stabil 1 – 2 hari, pasti aktifitas pertambangan bisa dijalankan lagi dengan normal, ini hanya permasalahan nilai persaingan jual beli pasir di stockphile yang dirasa masih rendah, sehingga perlu di istirahatkan sejenak”, Tuturnya.

Selaku calon terkuat Ketua DPC APRI Lumajang, Mat Sujak yang saat ini menjabat sebagai Sekertaris DPC APRI Lumajang, pihaknya sudah memberlakukan lockdown terlebih dahulu di wilayah pertambangan di kecamatan Pronojiwo, hasilnya harga jual pasirnya meningkat dan kebanyakan pangsa pasarnya di wilayah kabupaten Malang dan Batu cukup stabil, sehingga pihaknya berharap pemberlakuan lockdown hanya dilakukan perwilayah saja terlebih wilayah yang harga jual pasirnya masih rendah.

“Alhamdulillah untuk harga pasir wilayah pertambangan di Pronojiwo sudah stabil, sehingga kami berharap untuk lockdown diberlakukan untuk wilayah yang nilai jual pasirnya masih rendah agar ada peningkatan, namun jika harus dipaksakan ya gak papa, tapi yang dipersoalkan di pronojiwo soal apanya”,Pungkasnya. (Azs/Zi)

 36 Pembaca,  6 Hari ini

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *