Kapolda Kalteng Pimpin Pemusnahan Barang Bukti Tindak Pidana Narkoba, Hasil Pengungkapan Bulan April – Juni 2021

  • Bagikan

Palangkaraya, Pelopor.net, Kalteng – Kepala Kepolsian Daerah Kalimantan Tengah (Kapolda Kalteng), Irjen. Pol. Dr. Dedi Prasetyo, M.Hum., M.Si., M.M., memimpin pemusnahan barang bukti tindak kejahatan narkoba didampingi oleh Kepala BNNP Kalteng Brigjen Pol Drs. Edi Swasono, M.M., Kabinda Kalteng Brigjen Pol. Drs. Slamet Urip Widodo, Kepala BPOM Kejati Kalteng beserta unsur terkait lainnya.. Hal tersebut dilakukan untuk menciptakan Kalteng Bersinar (Bersih dari Sindikat Narkoba).

Press realise berlangsung di Lobi Mapolda Kalteng jalan Tjilik Riwut Km.1 Palangka Raya, Kamis (08/07/2021) pukul 08.00 WIB.

Kapolda Kalteng menjelaskan bahwa barang bukti Narkotika hasil tangkapan selama pertengahan bulan April sampai dengan bulan Juli 2021 di 6 (enam) wilayah Kabupaten dengan 20 kasus dan 24 tersangka dengan jumlah barang bukti yang dimusnahkan kali ini berjumlah 1.073,94 gram (seribu tujuh puluh tiga koma sembilan puluh empat gram).

Kapolda Kalteng menjelaskan bahwa barang bukti tersebut, berasal dari Kota Palangka Raya dengan 3 kasus dan 4 tersangka serta barang bukti dabu sebanyak 256,57 gram

Sedangkan di wilayah Kotawaringin Timur, Ditresnarkoba berhasil mengungkap 13 kasus 15 tersangka dengan barang bukti sabu seberat 256,05 gram

Kemudian di daerah Gunung Mas, aparat penegak hukum tersebut telah menggagalkan satu kasus dengan barang bukti sabu seberat 30,53 gram dan satu kasus serta satu orang tersangka.

Di Kabupaten Kapuas degan satu kasus dan satu tersangka serta barang bukti sabu seberat 21,12 gram.

Selanjutnya di Kabupaten Seruyan anggota Ditresnarkoba Polda Kalteng berhasil mengungkap dengan satu kasus dan satu tersangka serta barang bukti sabu 30,53 gram.

“Pada kasus tersebut, para pelaku akan dijerat pasal 114 ayat (2) jo pasal 112 ayat (2) Undang – Undang nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Ancaman hukuman minimal lima tahun penjara dan denda 1 Miliar, maksimal 20 tahun penjara dan denda maksimal 10 Miliar, “pungkas Kapolda Kalteng. (45R)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *