Kasat Lantas Polres Pasuruan Hentikan Pengerjaan Pembongkaran Trotoar Jalan Nasional Perusahaan Cargill

Pelopor.Net - 19 April 2022 - 09:32 WIB
Kasat Lantas Polres Pasuruan Hentikan Pengerjaan Pembongkaran Trotoar Jalan Nasional Perusahaan Cargill
 (Pelopor.Net)
|
Editor

PELOPOR.net – PASURUAN – Polres Pasuruan AKP Yudhi Anugrah Putra, S.I.K., M.H. menghentikan pekerjaan pembongkaran trotoar jalan nasional tepatnya lokasi wilayah kerja ppk 3.6 Sidoarjo – Pandaan – Purwosari – Malang – Kepanjen Satker Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah III Pembongkaran trotoar jalan tersebut dikerjakan oleh pihak perusahaan cargill pada hari rabu minggu yang lalu akan tetapi pekerjaan baru dilaksanakan sudah dihentikan oleh Kasat lantas polres pasuruan. Saat dikonfirmasi (16/04/2022) Kasat Lantas. Membenarkan bahwa satuan nya telah menghentikan proses pekerjaan pembongkaran trotoar jalan nasional yang dilakukan perusahaan cargill.

“Kami dapat laporan dari warga bahwa di depan pabrik cargill ada aktivitas pembongkaran trotoar jalan setelah kami cek dilokasi memang benar ada aktivitas tersebut jadi kami hentikan pada saat itu juga.

Lebih lanjut Kasat Lantas menjelaskan bahwa Pihak perusahaan sudah kami panggil dan mengakui kalau pihaknya tidak melaksanakan sesuai prosedur izin yang sudah berikan pihak Kepala Balai Besar Jalan Nasional Jawa Timur – Bali. Bapak Ir. Achmad Subki. MT.
Seharusnya pihak perusahaan pada saat pelaksanaan pembongkaran median jalan ber kordinasi dengan Polres Setempat untuk melakukan pengamanan Jalan dan pengaturan lalu lintas. Pungkasnya.

Sampai saat ini pihak Kepala Balai Besar Jalan Nasional Jawa Timur – Bali. Bapak Ir. Achmad Subki. MT. Masih bungkam dan terkesan tidak mau dikonfirmasi atas pemberian izin pembongkaran median jalan sepanjang 30 Meter pada ruas jalan gempol – pandaan KM 41 + 350 (ruas jalan 094) kepada Direktur PT. Sorini Agro Asia Corporindo Jalan raya Surabaya – Malang KM 46 kecamatan Gempol.

Di pandang masyarakat tunjuannya hanya untuk memperlancar arus keluar masuk kendaraan perusahaan bukan untuk kepentingan masyarakat pada umumnya padahal sudah jelas Ditjen Bina Marga pun telah menginstruksikan, agar segala kegiatan pengerjaan proyek di jalan bisa dihentikan 10 hari sebelum Hari Raya Idul Fitri 2022.

(R Hamzah)

 612 Pembaca,  3 Hari ini

Tinggalkan Komentar

Close Ads X