Kasus OTT SPBU Randu Dongkal Di Sidang Pra Peradilan

Pelopor.Net - 16 Februari 2022 - 11:25 WIB
Kasus OTT SPBU Randu Dongkal Di Sidang Pra Peradilan
 (Pelopor.Net)
|
Editor

Keterangan Foto: Indra Kasyanto,SH.MSi.CPL kuasa hukum dari Pemohon.

PELOPOR.net – Pemalang – Tragedi tangkap tangan dari Anggota Polres Pemalang yang menyeret dua oknum wartawan pada hari Kamis 03/02/2022 sekitar pukul 22.00 WIB di SPBU Randu Dongkal Pemalang, berlanjut ke sidang praperadilan yang di gelar Pengadilan Negeri Pemalang dengan Sidang Perkara nomor: 01/ Pid.Pra/2022/PN.PML. Selasa (15/02/2022)

Pelaksanaan sidang yang sedianya akan dilaksanakan pukul 10.00 pagi sesuai undangan dari PN Pemalang namun tertunda sesaat, sehubungan menunggu Hakim Ketua dari Semarang, sehingga sidang praperadilan baru dapat dilaksanakan tepat pukul 14.00 WIB dimulai.

Hadir dalam ruang sidang Gurga Guntur, SH.MH Hakim Tunggal pemimpin sidang dan Indra Kasyanto, SH.MH.MSi.CPL beserta rekan selaku kuasa hukum dari pemohon Novitasari istri dari M.Miftah Surur serta Iwan,SH kuasa hukum pemilik SPBU Randudongkal, sedangkan dari pihak Polres Pemalang tidak nampak hadir dalam ruang persidangan.

Mengawali persidang Hakim Ketua, Gurga Guntur,SH.MH membuka persidangan dengan meminta identitas dari masing masing kuasa hukum, setelah memanggil dan melihat dari pihak Kapolres Pemalang tidak hadir akhirnya sidang ditunda minggu depan.
” sehubungan dari pihak Polres Pemalang tidak hadir maka sidang ditunda Minggu depan, pada hari selasa tanggal 22 Pebruari 2022″ ujar Hakim Gurga menutup persidangan.

Pada kesempatan terpisah, seusai persidangan Pengacara Indra Kasyanto,SH.MSi.CPL kuasa hukum dari Pemohon memberi kesempatan kepada awak media untuk diwawancarai dan mengatakan bahwa berhubung pihak Polres Pemalang tidak hadir maka persidangan ditunda selasa depan.

” ketidak hadiran dari pihak polres Pemalang itu merupakan hak Polres sendiri untuk tidak hadir tetapi sangat disayangkan, selanjutnya dikatakan bahwa dalam gugatan pra peradilan kali ini pemohon mempra peradilankan Kapolres Pemalang dan Pemilik SPBU ” jelasnya.
Ditambahkan dirinya menyebutkan dalam permohonan Pra Peradilan kepada Pengadilan Negeri Pemalang, nampak ada kejanggalan pada proses penangkapan, penahanan dan penyitaan barang milik tersangka, selanjutnya dikatakan bahwa tersangka di duga telah dijebak oleh pemilik SPBU.

Ketua Umum Forum Jateng Bersatu , Ali Rosidin yang berkesempatan hadir dalam persidangan menanggapi kasus tersebut menyampaikan bahwa bila mana memang pihak kepolisian dalam menjalankan tugas menyalahi prosedur maka sudah sepatutnya dapat dipraperadilkan.

” saya berharap atas kasus penjualan solar bersubsidi secara ilegal ini pemilik SPBU dan pembeli solar harus ikut ditangkap, karena dari keterangan kuasa hukum para tersangka meyakinkan ada dugaan proses penjebakan terhadap oknum wartawan. Mengapa pemilik SPBU mau mengeluarkan sejumlah uang kalau tidak merasa bersalah ? Kalau tidak ada saling mengait dari keduabelah pihak, ” tandasnya

( TiM)

 1,308 Pembaca,  3 Hari ini

Tinggalkan Komentar

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

Close Ads X