Keterangan Saksi Salim Hirmawan Uang 5 M Ditranfer Ke Perusahaan Bukan Kepada Terdakwa Ranto.

Pelopor.Net - 22 Maret 2022 - 10:46 WIB
Keterangan Saksi Salim Hirmawan Uang 5 M Ditranfer Ke Perusahaan Bukan Kepada Terdakwa Ranto.
 (Pelopor.Net)
|
Editor

PELOPOR.net – Surabaya – Sidang terdakwa Ranto Hensa Barlin Sidauruk kembali digelar diruang tirta pengadilan negeri (PN) surabaya,

dengan agenda mendengarkan keterangan saksi Salim Hirmawan sebagai korban yang dihadirkan dipersidangan oleh jaksa penuntut umum (JPU) Darwis dari kejari surabaya.

Didalam keterangannya saksi Salim Hirmawan menerangkan,”Sangat tergiur dengan investasi yang diadakan oleh PT Oso dan PT Narada dengan menjanjikan bunga yang sangat tinggi, bahkan saya sudah pernah terbukti menerima bunga Depisito dari perusahaan yang dipimpin teman saya itu, dan saya sangat percaya betul karena saya (saksi) sudah puluhan tahun kenal bahkan masih teman kuliah juga,”kata saksi Salim.

Terkait Uang yang 5 milliar buat investasi itu, saksi menerangkan dipersidangan, uang 5 milliar langsung transfer ke rekening perusahaan PT Oso dan PT Narada bukan ke terdakwa Ranto, karena sangat tergiur dengan bunga yang sangat tinggi,”kata saksi Salim,

Masih dalam keterangannya saksi Salim Hirmawan,”Saya mengakui sangat tertarik dengan Investasi yang dipimpin teman kuliahnya Ranto Hensa Barlin (terdakwa) di perusahaannya, bahkan sebulan sekali saya menerima bunga, dari Deposito 2 milar sebanyak 9 kali dan 3 miliar sebanyak 10 kali,”kata Salim. Senen (21/3/2022).

Jaksa penuntut umum (JPU) Darwis dari kejari surabaya, menanyakan pada saksi Salim Hirmawan terkait jabatan,

“Setahu saksi jabatan terdakwa Ranto di perusahaan itu sebagai apa,”kata Darwis

Saksi Salim menjawab pertanyaan jaksa penuntut umum (JPU) Darwis,”Setau saya jabatan terdakwa Ranto adalah pimpinan di Maybank,”kata Salim.

Saksi Salim Hirmawan menerangkan “Deposito yang saya ikut itu non Perbankan, dan secara bertahap, terkait bunga yang bisa diambil dengan jangka tempo, setelah saya transfer ke perusahaan,”kata saksi Salim.

Masih keterangan saksi Salim Hirmawan,”Saya sangat percaya dengan penyampaian terdakwa Ranto melalui WhatsApp, menyampaikan lebih aman Deposito di tempat saya (terdakwa) dari pada di Bank lain, dan terdakwa Ranto mendatangi kantor saya di jalan citandui surabaya,”kata saksi Salim.

Dengan tawaran tersebut akhirnya saksi Salim memasukan uangnya Investasi pertama pada  Februari hingga Juni sebanyak tiga kali (3),  yang kedua saksi Salim mentransfer langsung ke PT. Oso, setelah saksi Salim transfer, mengetahui ternyata transfernya bukan di PT Oso melainkan di Invinity,

Masih keterangan saksi Salim Hirmawan menerangkan uang sebesar 100 Juta saya transfer setelah ada pertemuan di Ruko RMI Jalan, Ngagel Surabaya.

“Saya sudah kirim uang sebesar 100 Juta, sempat dikembalikan, karena tidak melalui M.Banking, achirnya saya kirim melalui transfer M.Banking,” ucap saksi.

Johanes Dipa Widjaja sebagai kuasa hukum terdakwa Ranto, menanyakan pada saksi Salim terkait tanda tangan  yang ada di surat perjanjian, saksi Salim Mengakui kalau menandatangani beberapa surat pernjanjian tetapi pada saat itu blangko masih dalam keadaan kosong.

Masih pertanyakan kuasa hukum terdakwa pada saksi Salim, “tadi saksi mengatakan Deposito sebanyak dua kali, sebesar 5 miliar, apakah dana itu saksi tranfer ke rekening terdakwa Ranto atau kerekening perusahaan,”langsung ke rekening perusahaan.kata saksi.Masih pertanyaan kuasa hukum terdakwa pada saksi Salim Hirmawan,

“Lebih dulu mana saudara saksi melaporkan, PT. Narada atau terdakwa Ranto, karena dalam persoalan ini, Klien saya juga jadi korban PT. Narada,”kata penasehat hukum terdakwa.

“Saya lebih dulu melaporkan terdakwa karena tujuan saya supaya terdakwa Ranto ada rasa tanggung jawab, ternyata sama terdakwa Ranto tidak di tanggapi,”kata saksi.

“Apakah saudara saksi juga mengetahui kalau PT. Narada  ajukan PKPU. terkait itu saya tidak tahu. Jawabnya.

Setelah usai sidang Johanes sebagai kuasa hukum terdakwa, mengatakan pada beberapa media yang ikut dalam persidangan kalau keterangan saksi Salim Hirmawan patut diragukan kebenarannya,

“Bagaimana saksi Salim Hirmawan katanya berpendidikan tinggi (Magister) atau S2 dan juga sudah pengalaman menjadi pimpinan di perusahaan, mau menandatangani form penempatan dana yang masih kosongan belum ada tulisannya sama sekali.

Perlu diketahui,”keterangan saksi Salim Hirmawan saat dipersidangan menerangkan uang sebesar 5 milliar langsung di transfer ke rekening perusahaan bukan ke rekening pribadi terdakwa Ranto. bahkan saksi Salim Hirmawan seorang berpengalaman betul dan kedudukannya sesama agen sehingga paham betul terkait uang yang di Depositokan itu. dan Klien saya tidak mungkin melakukan penipuan, bahkan Klien saya juga menjadi korban gagal bayarnya perusahaan tersebut,”kata Johanes.(Nur).

 575 Pembaca,  3 Hari ini

Tinggalkan Komentar

Close Ads X