Ketua SWI Jawa Barat Cabang kota Depok Mengadakan Seminar Nasional

Pelopor.Net - 18 November 2022 - 20:10 WIB
Ketua SWI Jawa Barat Cabang kota Depok Mengadakan Seminar Nasional
 (Pelopor.Net)
|
Editor redaksi

PELOPOR.net – Depok – Ketua DPD SWI Jawa Barat Dindin Syarifuddin, mengadakan seminar nasional, di yang di hadiri oleh Asisten Hukum dan kesejahteraan kota Depok dan dari Dinas PMK3 kota Depok, Dinas Pendidikan kota Depok, juga dari Kasubag Humas DPRD kota Depok serta kasie dari Staf Dinas Perwisata dan olah Raga kota Depok serta toko masyarakat dan wartawan yang hadir.

Dalam acara tersebut yang oleh Pejabat kota Depok sangat terlihat romantis antara peserta seminar dangan pejabat Depok, dan toko masyarakat berlangsung pada hari Kamis (18/11/2022) di aula Balai Rakyat Depok Satu kelurahan Depok jaya kecamatan Pancoran mas Depok Jawa Barat.

Seminar Nasional yang digagas oleh ketua DPD SWI kota Depok KPAI menyeramkan agar Pemerintah kota Depok untuk membentuk KPAD, hal di sampaikan oleh ketua SWI Jawa Barat Dindin Syarifudin di hadapan peserta seminar nasional Kamis (18/11/2022) kemarin.
Hadir sebagai pembicara dalam Seminar Nasional dalam rangka memperingati “Hari Anak Sedunia” yang digelar Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Sekretariat Bersama (Sekber) Wartawan Indonesia Kota Depok , hari Kamis (17/11) di Balai Rakyat Kelurahan Depok Jaya Pancoran Mas Kota Depok, Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Retno Listyarti mengatakan pentingnya pemerintah daerah Kota Depok untuk membentuk lembaga pengawasan terkait Pemenuhan Hak Anak.

Sebenarnya untuk mencapai Kota Layak Anak ini ada beberapa tahapan dimana status tersebut bisa disandang apabila telah mencapai tingkatan tertinggi dari tahapan tersebut, baru dikatakan Kota Layak Anak. Tahapan ini diantaranya ada Pratama, Madya, Nindya kemudian utama. Nah Kota Depok telah mencapai tahapan Nindya, meski dengan berbagai persoalan yang dihadapinya Kota Depok berupaya untuk terus meningkatkan predikat tersebut,” Katanya.

Berikan Dukungan, Kanit PPA Polres Depok Buka Pintu Kolaborasi Dengan DPD SWI Kota Depok Untuk Raih Predikat KLA Buka Seminar Nasional Yang Digelar DPD SWI Kota Depok, Ini Yang Disampaikan Walikota Depok Melalui Aspem kesos Setda Kota Depok, Sri Utomo Ini Yang Disampaikan Kajari Depok Dalam Peringatan Hari Pahlawan 2022.

Dari beberapa persoalannya, diantaranya ternyata ada pula kasus perundungan, kekerasan seksual dan kasus-kasus intoleransi yang jelas-jelas ada. Hal inilah yang harus kita benahi dan perbaiki agar dapat meningkatkan tahapan tersebut, agar bisa menyandang predikat sebagai Kota Layak Anak, tambahnya.

Kalau kita punya komitmen terkait perlindungan anak, kita harus punya sistem pencegahan yang baik. Untuk itu, pemerintah daerah Kota Depok harus memiliki lembaga pengawas seperti Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD).

“Kemudian membangun sistem pengaduan yang jelas dan tidak tungal, lalu membentuk satgas misalnya anti kekerasan di level dinas pendidikan, level sekolah, ada mestinya dan SOP (Sistem Operational Prosedur – red) menanganinya misalnya antar SKPD atau OPD, karena bisa enggak psikolog nya P2TP2A masuk ke sekolah untuk menangani. Kalau tidak bisa, berarti ada masalah dengan koordinasi dan sinergi. Tentunya hal ini perlu kita cermati terkait pengaduan masyarakat. Jadi bagi masyarakat yang tidak mendapatkan hak pemenuhan hak anak itu tentu harus wajib lapor, kalau ada pengabaian atau tidak ditangani, lapor saja ke KPAI, tegasnya. (Zis)

 393 Pembaca,  3 Hari ini

Tinggalkan Komentar

IKLAN

IKLAN

IKLAN

Close Ads X