KOMNAS PKPU Pamekasan Surati Bea Cukai Jatim I, Apa Saja Yang Dibahas ?

Pelopor.Net - 17 Desember 2022 - 21:18 WIB
KOMNAS PKPU Pamekasan Surati Bea Cukai Jatim I, Apa Saja Yang Dibahas ?
 (Pelopor.Net)
|
Editor redaksi

PELOPOR.net – Pamekasan – Maraknya peredaran rokok ilegal SKM, SPM dan SKT di Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan diduga tidak serius menyikapi adanya produksi rokok dan peredaran rokok ilegal yang semakin marak sangat merugikan terhadap pemerintah pusat maupun pemerintah daerah.

Selain itu, diketahui kerugian pendapatan dari pajak yang wajib di bayar oleh para pelaku usaha mulai dari sarana bangunan perusahaan, mesin linting dan cukainya.

Ketidak seriusan Pemerintah daerah dan institusi terkait.

Dalam hal ini, Bea Cukai di madura yang ada yang berada di Pamekasan mengakibatkan lembaga independent LPKSM KOMNAS PKPU Indonesia Cabang Pamekasan mengirim surat Audiensi dengan nomor surat 017/KOMNAS PKPU/XI/2022.
Yang ditujukan kepada Kantor Bea Cukai Provinsi Jawa Timur (satu).

Namun hal ini, Bea Cukai Provinsi Jatim I mendisposisikan kepada Bea Cukai Pamekasan yang telah di gelar pada selasa tanggal 13 Desember 2022. Pada giat audiensi di kantor Bea Cukai Pamekasan.

KOMNAS PKPU Indonesia Cabang Pamekasan merasa kecewa karena hanya di temui oleh humas. (red) Zainul tanpa ada perwakilan dari Bea Cukai Provinsi jatim I padahal harapan dari lembaga independent(red) paling tidak yang menemui Kepala Bea Cukai Pamekasan dan perwakilan dari Bea Cukai Provinsi I namun audiensi tetap di lanjutkan .

Komnas PKPU cabang Pamekasan yang di pimpin oleh Zainal Farah dalam audiensinya menyampaikan kepada Zainul Sebagai Humas Bea Cukai Madura bahwa “Kami berdiri tegak dengan berdasarkan Undang undang No. 8 Tahun 1999 tentang perlindungan konsumen dimana salah satu fungsi kami untuk melakukan pengawasan kepada barang beredar dan /Jasa,” Ujarnya.

Zainal Fatah aktivis senior, red mempertanyakan persolaan peredaran rokok ilegal yang sedah marak dan terhadap mesin linting rokok di Pamekasan.

Ada beberapa banyak, red mesin rokok di Kabupaten Pamekasan, dan berapa uang teregistrasi kalau ada milik perusahaan dan ada berapa yang tidak teregistrasi.

Bagaimana Bea Cukai menyikapi kegiatan yang diduga telah merugikan negara dan rakyat bukankah kegiatan memproduksi rokok ilegal yang di pasarkan di pasaran.

Seperti diketahui, melihat rokok di pasaran terdiri rokok GUCI, LOIS dan masih banyak rokok ilegal lainnya yang beredar termasuk Cahaya putih. yang salah tempel, perbuatan terciptanyanya rokok ilegal tersebut di duga telah melanggar Uu No 39 tahun 2007 pasal 54 dan / 56 dan permindagri No 72 tahun 2008 tentang Pendaftaran dan Pengawasan Mesin Plinting Sigaret (Rokok).

Kata Zainal Fatah agenda ini tetap berlanjut, pihaknya tidak akan tinggal diam sampai disini, ” Tuturnya.

Pimpinan Komnas PKPU Indonesia Cabang Pamekasan bersama sekjen Abdus Salam, menekankan kepada cukai bahwa tujuan audiensi kami untuk pemulihkan nama baik pamekasan yang sudah tidak baik atas maraknya rokok ilègal yang di kenal secara nasional.

Ia berharap, bagaimana rokok yang di produksi di pamekasan itu LEGAL dan Ber pita cukai pastinya untuk peningkatan PAD Kabupaten Pamekasan dan DBHCHT juga semakin meningkat.

“Kami meminta agar Cukai sebagai institusi penindakan tegas dalam penindakan tidak hanya tegas pada kios dan toko kecil yang kami harapkan tindak lanjut dan pembuktiannya sehingga keuntungan atas produksi rokok tidak sepihak, ” Tandasnya.

Sambung dia, kalau salah satu pengusaha mengatakan adanya produksi rokok ilegal itu menguntungkan. Masyarakat yang mana bukankah masih lebih banyak masyarakat yang dirugikan, dimana pemerintah telah dengan demikian pemkab, ” Pungkasnya.

Sementara itu, Bea Cukai madura yang di wakili oleh Humas Zainul menanggapi pertanyaan pertanyaan dari KOMNAS PKPU yang di awali dari adanya mesin linting rokok yang ada di pamekasan beliau menyatakan bahwa ” Mesin linting rokok yang ada di pamekasan sebanyak 53(Lima Puluh Tiga), mesin linting rokok namun kami tidak bisa menyebutkan perusahaan rokok mana saja yang memiliki mesin linting rokok dan ada satu atau dua mesin yang sudah teregistrasi, ” Ungkapnya.

Ianjut dia, salah satu perusahaan rokok bermesin kami juga menyigel, namun walaupun anda mendesak kami tidak bisa untuk memberitahukan kami mohon maaf tidak bisa membukanya” jelas Zainul

Menurut Kata Zainul, rokok dan merk rokok yang ilegal bahwa ” Rokok ilegal itu memang tidak di benarkan, kami telah melakukan oprasi pasar pada toko toko dan kios di beberapa wilayah kecamatan dan desa bersama-sama- forkopimda Pamekasan dan banyak rokok yang kami sita dari toko dan kios adapun merk rokok GUCI, LOIS yang tidak bercukai.

Tak hanya itu, rokok Cahaya putih yang salah tempel kami semenjak ada di pamekasan dalam beberapa tahun saya mengakui sering melihat dan benar adanya, kalau terkait dengan anggaran yang 16 M lebih itu ranahnya pemkab pengelola anggarannya bukan kami silahkan saudara pertanyakan pengalokasiannya kepada pemkab, ” Sebutnya.

” Kami sampaikan dalam forum ini walaupun kepala tidak bisa menemui saudara, tetap kami pertanggungjawabkan. Karena kami suara apapun yang di sampaikan bawahan itu sudah mewakili pimpinan kami, ” Urainya. (Faris)

 1,077 Pembaca,  3 Hari ini

Tinggalkan Komentar

IKLAN

IKLAN

IKLAN

Close Ads X