Launching Pemasaran Batik Lasem Gaya Baru, Gunakan Ruang Virtual Tiga Dimensi

Pelopor.Net - 9 Desember 2022 - 11:05 WIB
Launching Pemasaran Batik Lasem Gaya Baru, Gunakan Ruang Virtual Tiga Dimensi
 (Pelopor.Net)
|
Editor redaksi

PELOPOR.net – Rembang – Praktik menjelajah showroom Batik Lasem melalui ruang virtual menggunakan kacamata khusus dilakukan dalam proses launching Yang digelar di Rumah Merah Lasem, Jumat, 9 Desember 2022.

Praktik menjelajah showroom Batik Lasem melalui ruang virtual menggunakan kacamata khusus dilakukan dalam proses launching yang digelar di Rumah Merah Lasem.

Lasem, Promosi dan gaya pemasaran batik Lasem gaya baru dilaunching pada Kamis (8/12/22) siang.

Promosi dan gaya pemasaran baru tersebut berbasis video tiga dimensi yang bisa diakses melalui ruang virtual di metaversebatik.com.

Model pemasaran baru ini merupakan buah inovasi dari tim Kedaireka Universitas Katolik (UNIKA) Soegijapranata Semarang yang sebagaian merupakan mahasiswa.

Hadir dalam launching itu adalah Kepala Dinkominfo Prapto Raharjo, Kepala Dinbudpar Mutaqin serta tim mahasiswa dan peneliti dari UNIKA.

Launching metaversebatik.com dihadiri oleh 40 pengrajin batik di Kecamatan Lasem. Launching digelar di Rumah Merah Lasem yang merupakan salah satu sentra penjualan batik Lasem.

Tim Kedaireka UNIKA Soegijapranata sendiri terdiri dari Ketua Tim Peneliti Profesor Dr. Ridwan Sanjaya, Dr. Theresia Dwi Hastuti, Freddy Koeswoyo dan 27 mahasiswa kampus tersebut.

Ketua Tim Peneliti Profesor Dr. Ridwan Sanjaya menjelaskan, dengan mengakses metaversebatik.com masyarakat bisa langsung melihat-lihat showroom 3 dimensi yang dibuat untuk memamerkan produk batik.

Praktik menjelajah showroom Batik Lasem melalui ruang virtual menggunakan kacamata khusus dilakukan dalam proses launching yang digelar di Rumah Merah lasem.

Di sana sudah dibuat ruyang promosi yang sudah diberi papan label masing-masing merk pengusaha batik, termasuk produk yang dimiliki.

Tim Kedaireka UNIKA juga memperlihatkan cara masuk ke metaverse dengan mengenakan kacamata virtual reality.

Pengusaha batik dan tamu undangan diajak mencoba kacamata tersebut agar merasakan sensasi ke dunia metaverse batik Lasem.

“Platform yang diperuntukkan para pengusaha batik tulis Lasem itu merupakan hibah dari pemerintah dalam bentuk program Kedaireka. Tujuannya memberikan solusi dan alternatif cara penjualan produk batik tulis Lasem. Dengan ini membuat orang bisa melihat secara nyata dalam bentuk 3 dimensi produk- produk batik dari pengrajin,” papar Ridwan.

Pengakses juga bisa menggunakan kacamata reality agar merasakan tampilan lebih nyata dari showroom batik.

Kepala Dinkominfo Rembang, Prapto Raharjo mengapresiasi metaversebatik.com yang menyuguhkan cara penjualan batik dalam bentuk 3 dimensi.

Hal itu sangat mendukung program yang tengah digencarkan oleh Pemkab yakni Rembang Smart City.

“Masukan kami dalam metaverse itu produk dari masing-masing pengrajin batik diberi informasi motifnya apa agar yang berkunjung mengetahui. Dan ditambahkan informasi harga produknya,” tandasnya.

 

(Angga/S)

 704 Pembaca,  3 Hari ini

1 Komentar pada “Launching Pemasaran Batik Lasem Gaya Baru, Gunakan Ruang Virtual Tiga Dimensi”

  1. Salam Lovi berkata:

    Terima kasih untuk infonya. Di era digital ini, teknologi seperti Augmented Reality, Metaverse, Virtual Reality Indonesia mulai berkembang dengan pesat.

Tinggalkan Komentar

IKLAN

IKLAN

IKLAN

Close Ads X