Miris Rumah Tidak Layak Huni Ukuran 2×6 Milik Bapak Aid Butuh Perhatian Pemerintah

  • Bagikan

Garut, Pelopor.net – Terkadang dilema yang dirasakan saat ini oleh masyarakat dimasa Pandemi Covid 19 memang sangat terasa bagi masyarakat sebagian besar masyara kat terutama masyarakat kalangan bawah, sosial dan ekonomi menjadi sektor yang paling terdampak Pandemi Covid 19, bagaimana bisa melakukan hal-hal yang lainnya, untuk kehidupan sehari-hari saja untuk saat ini sangat sulit dengan terbatasnya mobilitas akibat pandemi covid 19.

Demikian halnya dengan dengan pasutri Pak Aid (57) dan Bu Heni (58), pasutri yang tinggal dalam rumah dengan ukuran 2*6, dan dikhawatirkan roboh dan pastinya tidak layak huni. Pasutri tersebut adalah warga kampung RT 05/ RW 05, kel/Desa Kersamenak, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut.

Keluarga pasutri tersebut untuk kehidupan sehari-harinya bekerja sebagai buruh serabutan, dan Pak juga aktif dimasyarakat sebagai Linmas. Kepada media, Pak Aid mengatakan,” Ya beginilah kondisi rumah saya, namun saya dan istri jalani saja, mau bagaimana lagi, buat membangunnya tidak ada biaya, untuk makan sehari-hari saja, kadang ada, kadang tidak ada, susah apalagi musim corona mah. Ya mudah-mudahan Alloh mendengar doa-doa saya sama istri. Milikmah dari mana aja, siapa tau keinginan saya untuk memperbaiki rumah didengar pemerintah, ujar Pak Aid.(Narji)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *