Motif Pembunuhan Mahasiswa di Malang, Bapak Tiri Cemburu

Pelopor.Net - 18 April 2022 - 15:40 WIB
Motif Pembunuhan Mahasiswa di Malang, Bapak Tiri Cemburu
 (Pelopor.Net)
|
Editor

PELOPOR.net – MALANG – Polisi akhirnya membekuk pelaku pembunuhan terhadap mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya (FKUB) Malang, asal Tulungagung Jawa Timur. Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim, pada Jumat (15/4/2022) lalu membekuk pelaku berinisial ZI (38), warga Jalan Kyai Tamin, Klojen Malang. Sementara, korbannya, Bagus Prasetya Lazuardi (25) warga Jalan Letjen Suprapto, Kabupaten Tulungagung.

Dari hasil autopsi diketahui korban mengalami kekerasan pada bagian dada hingga kepala belakang. Korban dipastikan menjadi korban pembunuhan. Bagus dibunuh di tempat lain, namun mayatnya dibuang di semak-semak. Kabid Humas Polda Jawa Timur Kombes Pol Dirmanto, saat itu menuturkan, ketika ditemukan sudah meninggal dalam kondisi membusuk di lahan kosong Dusun Krajan, Purwodadi, Pasuruan.

“Dari lokasi kejadian, Bagus Prasetyo dipastikan meninggal dengan kondisi mengalami kekerasan benda tumpul di bagian dadanya,” jelas Kombes Pol Dirmanto, Senin (18/04/2022).

Kekerasan itulah menyebabkan paru-parunya mengempis, hingga menyebabkan kematian. Sementara, Wadir Ditreskrimum Polda Jatim Ronald A. Purba menjelaskan, korban dibunuh oleh ZI dengan cara di bekap pelaku, dengan menggunakan kantong plastik. Setelah itu dianiaya hingga tewas.

“Setelah korban tewas, guna menghilangkan jejak, setelah meninggal, lalu dibuang di lokasi tersebut, dan mobil korban dibawa kabur ke Malang,” jelasnya.

Diketahui sebelumnya, korban dibunuh lebih dahulu dan mayatnya dibuang di semak-semak di tepi Jalan Raya Surabaya – Malang, Desa atau Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan. Mayat korban ditemukan dalam kondisi membusuk.

“Motif ZI menghabisi Bagus, diduga cemburu anak tirinya berpacaran. Pasalnya, sebagai ayah tiri, ia juga dikabarkan menaruh perasaan cinta kepada anaknya ini,” ucapnya.

Untuk mempertanggungjawabkan atas perbuatannya pelaku kini ditahan dan karena melanggar Pasal 340 KUHP Subsider 338 KUHP Subs 365 Ayat (3) KUHP, dengan ancaman Hukuman 20 Tahun Penjara.

(BERTUS)

 720 Pembaca,  3 Hari ini

Tinggalkan Komentar

Close Ads X