Oknum PNS Guru SD Manipulasi Warga Dengan Nominal 25 Juta

Pelopor.Net - 12 Agustus 2021 - 05:02 WIB
Oknum PNS Guru SD Manipulasi Warga Dengan Nominal 25 Juta
 ()
|
Editor

Situbondo, Pelopor.net – Sangat miris seorang oknum PNS yang menjadi Guru SD inisial (TQ) asal Dusun Kokosan Selatan, Desa Kukusan Kecamatan Kendit, yang berhasil mengelabui (NL) Warga Tubo Timur RT 02/04 Desa, Rajekwesi Kecamatan Kendit Kabupaten Situbondo dengan meng iming-imingi pekerjaan untuk jadi Satpol PP dengan mengeluarkan uang sebesar Rp 25.000.000. (Dua Puluh Lima Juta Ribu Rupiah).

Malang nasib yang di alami NL yang telah mengeluarkan uang puluhan juta kepada TQ untuk mendapat pekerjaan yang di janjikan.

Namun, tidak ada kepastian dari bulan berganti tahun dan jangankan seragam uang yang mau di kembalikan hanya janji palsu padahal di perkuat dengan surat pernyataan.

Matkendil sebagai orang tua dari NL menuturkan kepada awak media,” Dengan kejadian ini saya merasa tertipu oleh oknum Guru SD inisial (TQ) yang menjajikan pekerjaan pada anak saya dengen meminta uang sebesar RP. 25.000.000 (Dua Puluh Lima Juta) karena demi anak saya tidak basa-basi langsung mengasik uang yang di tentukan oleh si oknum Guru tersebut. Akan tetapi sangat di sayangnkan dari sejak menerima uang dari saya sampai kurang lebih dari 2 tahun belum bekerja dan belum mengembalikan uang tersebut pada saya,” ujarnya.

Lanjut, dengan kejadian ini di mana saya merasa tertipu dengan petunjuk saudara saya ahmad dibawa kelembaga Perkasa saya mengadu kronologis tentang adanya penipuan dan saya meminta supaya uang itu di kembalikan,” tambahnya matkendil.

Mendapat aduan tak kemudian LSM Perkasa yang akrab di panggil Bang sadik bersama Humas bersama rekan lainnya mendatangi rumah oknom Guru SDN inisial (TQ) yang beralamat Desa kukusan bertujuan supanya bertanggung jawab apa yang di perbuat dengan menggunakan surat pernyataan yang dibuat pada tanggal 07- 04 -2021 sampai 07 – 06 – 2021.

“Saat di konfirmasi TQ oleh awak media mengatakan ya…. Mas saya mengakui atas perbuatan saya di mana telah menerima uang dari Nurul Rp 25.000.000 (Dua Puluh Lima Juta Ribu Rupiah) untuk di jadikan Satpol PP, dan saya siap mengembalikan uang ke keluarga NL sesuai dengan pernyataan apa bila saya mengingkari siap di tuntut secara Hukum,” ucap tegas TQ pada Tim LSM Perkasa.

Sementara Ketua LSM Perkasa Moh. Sadik menuturkan,” Saya TLP WA dan mendatangi rumahnya Namun sampai jatuh tempo untuk meminta uang titipan pada TQ minta waktu satu minggu berganti minggu. Sayangnya dia mengingkari janji, meminta perpanjang pada tgl ,10-08-2021 kami terima, tapi sayang ya dia tidak bisa menepati janjinya untuk itu saya akan melangkah Hukum dan akan mendatangi kepala Dinas Pendidikan tentang kenakalan seorang Guru apa lagi PNS,” pungkas Sadik pada awak media.(Tim)

 81 Pembaca,  1 Hari ini

Tinggalkan Komentar

Close Ads X