Pasokan Aman, Kapolrestabes Surabaya Sidak Antisipasi Penimbunan Minyak Goreng.

Pelopor.Net - 17 Maret 2022 - 08:36 WIB
Pasokan Aman, Kapolrestabes Surabaya Sidak Antisipasi Penimbunan Minyak Goreng.
 (Pelopor.Net)
|
Editor

PELOPOR.net – SURABAYA – Kepolisian bergerak cepat untuk memastikan ketersediaan stok minyak goreng di masyarakat. Salah satunya yang dilakukan oleh Kapolrestabes Surabaya dengan melakukan Sidak ke salah satu industri pengolahan minyak goreng, berada di Raya Rungkut Industri, Surabaya.

Sidak dilakukan bersama Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah dan Perdagangan (Dinkopdag) Surabaya ini untuk memastikan tidak adanya kendala dalam produksi minyak.

Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Akhmad Yusep Gunawan yang melihat langsung ke dalam pabrik pengolahan minyak goreng merek Filma ini.

Dalam pengecekan tersebut tidak ada kendala baik dalam distribusi maupun pasokan bahan bakunya. Bahkan terjadi ada peningkatan distribusi minyak goreng untuk tujuh Provinsi.

“Tidak ada kendala baik pasokan bahan baku CPO maupun soal distribusi ke masyarakat,” tutur Akhmad Yusep Gunawan.

Ia mengungkapkan, untuk industri pengolahan minyak goreng di wilayah Surabaya ada sekitar 18 industri. Pihaknya akan mengecek satu persatu agar tidak ada kendala dalam pasokan kebutuhan minyak goreng ini.

Bahkan, dari data yang didapat, pabrik pengolahan minyak goreng Filma dalam pengolahan bisa 600 ton CPO per harinya.

Pihaknya berharap, masyarakat tidak panic buying, sehingga membeli minyak goreng secara berlebihan.

Sementara pasokan dari pabrik saat ini juga sudah ditingkatkan dan tergolong aman. Pihaknya meminta agar masyarakat ikut mengawasi dan melaporkan jika ada penimbunan minyak goreng dalam jumlah besar.

“Laporkan ke kami. Kami juga akan pantau terus dan antisipasi agar tidak ada penimbunan,” tandas Akhmad Yusep Gunawan.

Selain itu pihak Kepala Dinkopdag Surabaya Fauzie Mustaqiem Yos menuturkan, bahwa operasi pasar terus dilakukan. Bahkan Pemkot Surabaya baik di tingkat Kelurahan hingga RW. Hasil pengecekan di industri pengolahan tersebut diketahui perusahaan tersebut bisa memproduksi 720 – 1000 Liter per hari.

“Kami akan terus melakukan pengecekan dan operasi pasar,” tegas Fauzie Mustaqiem Yos.

(BERTUS/TIM).

 954 Pembaca,  3 Hari ini

Tinggalkan Komentar

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

Close Ads X