Pendampingan Vaksinasi Tahap Satu Dan Dua Khusus Anak SD Terus Dilakukan

Pelopor.Net - 18 Februari 2022 - 16:33 WIB
Pendampingan Vaksinasi Tahap Satu Dan Dua Khusus Anak SD Terus Dilakukan
 (Pelopor.Net)
|
Editor

PELOPOR.net – Batang – Program vaksinasi menyasar anak-anak usia 6-11 tahun terus dilaksanakan guna menciptakan herd immunity secara maksimal dimasa Pandemi Covid-19. Babinsa Koramil 08/Wonotungal Kodim 0736/Batang turut membantu pengamanan dan pendampingan dalam pelaksanaannya, Seperti yang terlihat pagi tadi, Jum’at (18/02/22) di Sekolah Dasar Negeri di Desa Kreyo Kecamatan Wonotunggal, Tampak beberapa anggota Bhabinsa Koramil 08/Wonotunggal melaksanakan pengamanan dan pendampingan, Agar pelaksanaan vaksinasi khusus anak anak dapat berjalan dengan lancar.

Vaksinasi kepada anak-anak usia 6-11 tahun merupakan salah satu upaya atau program dari pemerintah dalam memutus penyebaran virus covid-19 kepada anak-anak usia 6-11 tahun. Disinyalir kondisi daya tahan tubuh anak tidak sekuat orang dewasa, Maka anak akan rentan terkena virus Covid-19 dibandingkan orang dewasa. Oleh karenanya, Pemerintah pusat memprogramkan vaksinasi khusus untuk anak dengan harapan, Saat anak melakukan kegiatan belajar mengajar secara tatap muka dapat berjalan dengan aman.

Serma Suko Widodo (Bhabinsa Desa Brayo) menjelaskan. Dalam rangka mendukung serta mensukseskan program pemerintah Bhabinsa akan hadir untuk melakukan pendampingan sekaligus monitoring pelaksanaan vaksinasi yang diberikan kepada siswa-siswi SD di wilayah binaan, Kali ini kita melaksanakan pendampingan di SD Negeri Brayo.

Kita turut membantu petugas vaksinasi dari Puskesmas Wonotunggal dengan mengatur antrean dan memberi sport ke anak, Agar tidak takut disuntik vaksinasi, “imbuh Suko Widodo”.

Serma Suko juga menjelaskan, Sebelum disuntik vaksinasi terlebih dahulu anak anak harus melakukan screening guna memastikan kondisi tubuh anak sebelum menerima suntikan vaksin, Setelah dinyatakan aman dan sehat barulah dapat diberikan suntikan vaksin, Dan setelahnya dilakukan suntikan vaksin anak harus di observasi terlebih dahulu selama 15 menit tidak boleh kemana-mana. Itu dilakukan untuk memantau perkembangan tubuh anak setelah mendapatkan suntikan vaksin, Apabila tidak terjadi gejala setelah 15 menit anak baru diperbolehkan pergi “terangnya”.

Ditempat yang berbeda Danramil 08/Wonotunggal Letda Inf Kis Dwi menambahkan. Serbuan vaksinasi tahap kedua akan terus digencarkan ke masyarakat, Baik lansia, Orang dewasa bahkan ke anak-anak usia 6-11 tahun. Itu semua dilakukan guna untuk meminimalisir warga terdampak virus covid-19.

Saya selaku Danramil mengucapkan banyak terimakasih kepada pihak sekolah dan orang tua murid (Wali Murid) yang sangat antusias untuk dilakukan vaksinasi terhadap anaknya, Sehingga jumlah anak yang tervaksin bisa memenuhi target sesuai yang direncanakan. Walaupun ada beberapa anak yang tertunda karena anaknya masih sakit atau kondisi kesehatannya tidak menentukan, “tungkas Danramil”.

(Pen0736/Tim)

 363 Pembaca,  3 Hari ini

Tinggalkan Komentar

Close Ads X