Pertanyakan Langkah Deteksi Dini, Terjadinya Pelanggaran Prokes Hajatan Di Sampang

Pelopor.Net - 4 Agustus 2021 - 12:14 WIB
Pertanyakan Langkah Deteksi Dini, Terjadinya Pelanggaran Prokes Hajatan Di Sampang
Salah satu Sidang Tipiring Pelanggar Prokes di PN Sampang ()
|
Editor

SAMPANG, PELOPOR.NET – Salah satu Lembaga Sosial Masyarakat (LSM) di Sampang Madura Jawa Timur mempertanyakan langkah deteksi dini terhadap pelanggaran Protokol Kesehatan (Prokes) berupa Hajatan dengan hiburan di sejumlah tempat

Menurut Ketua Jatim Coruption Watch (JCW) Sampang H Tohir rabu 4/8 yang terjadi selama ini tindakan disiplin prokes terhadap warga yang sedang menggelar hajatan dengan hiburan dilakukan saat pelaksanaan
“Kejadiannya kan selalu pada waktu tuan rumah akan atau pun sedang menggelar, sehingga dilakukan pembubaran,” ujarnya bertanya tanya

Diungkapkan, kegiatan hajatan apalagi dengan mengadakan hiburan itu kan pasti ada proses

Seperti persiapan pelaksanaan dengan penyebaran undangan, persiapan fasilitas serta kesibukan tuan rumah

Kemudian pada waktu menyiapkan sound system menjelang pelaksanaan, secara logika sangat terbuka untuk diketahui masyarakat sekitar

Pertanyaannya apakah pemangku kebijakan di wilayah tersebut tidak mengantisipasi untuk melakukan pendekatan serta arahan supaya tidak terjadi pembubaran pada waktu pelaksanaan

Ditambahkan disinilah ketegasan pemangku kebijakan diuji, karena berkaitan dengan warga masyarakat yang sudah patuh mengikuti ketentuan dalam masa PPKM level 3 dan 4

Menanggapi hal tersebut Kapolres Sampang AKBP Abdul Hafidz SIK M.Si membantah jika tidak ada upaya melakukan deteksi dini
“Selama ini Gugus Tugas di Kecamatan tidak lelah memberikan himbauan dan Sosialisasi, selain itu juga mendatangi titik lokasi pra kegiatan,” tandasnya

Ditegaskan, semua termonitor dan kesadaran masyarakat yang perlu di tertibkan

Cukup kejadian kemaren saja sebagai contoh keras, Polres yang masuk bagian dari gugus tugas akan memaksimalkan pendampingan penegakan hukum Perda kepada Satpol PP

Jika masih ada yang memaksakan kegiatan serupa akan terima penjeraan sesuai ketentuan

Ditambahkan, perlu dipahami bahwa Sampang masuk level 3 dengan pembatasan

Sebelumnya selasa 3/8 dilakukan Sidang Tipiring pelanggaran Prokes di Pengadilan Negeri setempat

Sejumlah pihak dikenai denda karena terlibat dalam pelaksanaan Hajatan dengan hiburan Orkes dangdut di Desa Banjar Tabulu Kecamatan Camplong. (det/hsn)

 150 Pembaca,  3 Hari ini

Tinggalkan Komentar

Close Ads X