Polisi di Surabaya di amuk massa saat amankan Maling Motor

Pelopor.Net - 15 Maret 2022 - 10:06 WIB
Polisi di Surabaya di amuk massa saat amankan Maling Motor
 (Pelopor.Net)
|
Editor
PELOPOR.net – Surabaya – Polisi dikenal identik sebagai pengayom masyarakat. Saat langkah mereka mengamankan maling motor agar warga Surabaya tidak resah lagi, rupanya berbanding terbalik. Empat anggota polisi Polsek Tambaksari itu justru jadi bulan-bulanan warga.

Adalah Aipda Joko Nugroho dan 3 anggota unit lantas Polsek Tambaksari, yang mengalami naas. Mereka dihajar warga hingga mengalami luka di bagian wajah.

Kapolsek Tambaksari Kompol M Akhyar saat dikonfirmasi membenarkan kabar tersebut. Menurutnya peristiwa itu terjadi Rabu (9/3/2022).

Seorang warga atau korban atas nama M Daffa Fadhullah menjual motor Suzuki Crystal bodong di facebook. Motor itu, kemudian ditawar tersangka atas nama Yusuf. Mereka kemudian sepakat bertemu atau Cash on Delivery (COD).

Namun saat menjajal motor, tersangka justru membawa kabur. Usai membawa kabur motor korban, lanjut Akhyar, tersangka kemudian menjualnya di Facebook. Korban yang mengetahui itu, kemudian mencoba balik berpura-pura membelinya dan menangkap tersangka.

“Mereka bersepakat bertemu di wilayah Margomulyo. Di lokasi, Yusuf yang sudah dijebak digiring ke Setro,” tutur Akhyar.

Setiba di Setro, pelaku kemudian diteriaki maling. Mendengar itu, spontan warga langsung menghajar tersangka. Mendapat laporan itu, Akhyar bersama anggotanya langsung menuju TKP.

“Benar, anggota kami menjadi korban salah sasaran amukan massa saat mengamankan seorang pelaku pencurian motor,” kata Akhyar saat dikonfirmasi, Senin (14/3/2022).
Baca juga:
Empat Polisi Diamuk Massa, Warga Diimbau Jangan Mudah Terprovokasi

Saat proses akan mengamankan itu, Aipda Joko Nugroho dan 3 anggota lantas lainnya juga ikut diamuk warga. Tak ayal, keempat petugas itu babak belur, bahkan pangkat di pundaknya juga sempat hilang saat ditarik massa.

“Memang saat proses evakuasi sudah terlanjur banyak warga datang. Bahkan anggota kami sempat menerima pukulan dari massa di arah belakang dan samping,” ujar Akhyar.

“Akhirnya kami masukkan terduga pelaku ke mobil patroli. Memang amarah warga saat itu sudah memuncak. Mobil kami juga ada yang rusak di pintu,” tambahnya.

Atas anggota Polsek Tambaksari dihajar massa, Akhyar mengimbau warga agar tak main hakim sendiri. Ia juga meminta warga tak mudah terprovokasi dan meminta jika menangkap pencuri untuk menyerahkan ke pihak yang berwajib.

“Imbauan kami, masyarakat jangan mudah terprovokasi. Percayakan proses hukum ke kepolisian. Jangan kemudian main hakim sendiri hingga merugikan,” pungkasnya.

(Cha)

 480 Pembaca,  3 Hari ini

Tinggalkan Komentar

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

Close Ads X