Polisi Ringkus Pelaku Pencuri Baterai Tower PT. Telkom Lintas Provinsi

Pelopor.Net - 29 November 2022 - 08:02 WIB
Polisi Ringkus Pelaku Pencuri Baterai Tower PT. Telkom Lintas Provinsi
 (Pelopor.Net)
|
Editor redaksi

PELOPOR.Net – Pekalongan – Kepolisian Resor Pekalongan berhasil menangkap Seorang pelaku pencurian Baterai tower milik PT. Telkom. Adapun pelaku berinisial YAA , 31 tahun warga Kelurahan Wanasari Kecamatan Cibitung Kabupaten Bekasi.

pelaku ditangkap pada hari Kamis 24 November 2022, sekitar pukul 01.00 Wib saat melakukan aksinya di dekat tower di Kec. Tanjungsari Kab. Bogor , hal itu disampaikan Kapolres Pekalongan Dr. Arief Fajar Satria, S.H., S.I.K., M.H saat memimpin kegiatan Konferensi Pers di depan awak media, Senin (28/11/2022)

Kapolres menjelaskan dari hasil pemeriksaan sementara pelaku mengaku telah melakukan 9 (sembilan) aksi pencurian Baterai tower di beberapa lokasi yang berbeda baik di jawa Tengah maupun di Jawa Barat, Adapun kesembilan TKP diantaranya di wilayah Kab. Pekalongan seperti Tower Doro, Bojong, Kesesi, Wonopringgo, Siwalan , Warung asem Batang, Kab. Pemalang, Cirebon dan Kuningan , ” jelasnya.

Adapun Modus operandi Pelaku sendiri dengan cara merusak gembok pengunci pintu Mini tower dan mengambil baterai OLT milik PT Telkom.

Selain menangkap dan mengamankan pelaku, Polisi juga mengamankan barang bukti berupa gembok, obeng, tang , dan 4 buah baterai OLT dan 1 Unit KBM Toyota Rush milik pelaku.

Atas perbuatannya, Pelaku YAA akan dijerat dengan Pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal tujuh tahun penjara.

Saat ini penyidik masih mengembangkan karena pelaku telah melakukan aksinya sejak tahun 2021

Di kesempatan yang sama, Maintenace PT Telkom Wilayah Pekalongan, Hardono, mengucapkan rasa terimakasihnya kepada Polres Pekalongan bersama jajarannya yang telah merespon cepat keluhan dari PT Telkom yang sudah tiga bulan terakhir sudah 10 lokasi kehilangan baterai dari wilayah Losari sampai dengan Alas Roban. Adapun baterai OLT itu sendiri digunakan sebagai sumber daya cadangan saat listrik padam.

“Baterai itu, sebagai power cadangan, jika listrik mati. Baterai hilang, tidak ada power cadangan, jaringannya juga tidak akan menyala,” jelas Hardono.

Sebelumnya pihaknya telah membuat pengamanan berlapis di tower. “Pengamanan untuk baterai berlapis, tapi tetap hilang juga,” imbuhnya.

(Edy)

 471 Pembaca,  3 Hari ini

Tinggalkan Komentar

IKLAN

IKLAN

IKLAN

Close Ads X