Polrestabes Surabaya Menangkap Pasutri Pengedar Sabu

Pelopor.Net - 2 April 2022 - 13:49 WIB
Polrestabes Surabaya Menangkap Pasutri Pengedar Sabu
 (Pelopor.Net)
|
Editor

PELOPOR.net – Surabaya – Sepasang suami istri ditangkap jajaran Satresnarkoba Polrestabes Surabaya lantaran bekerja sebagai pengedar Sabu.

Suami istri yang berinisial RA (34) dan MR (24) warga Jl. Banyu Urip Kidul Surabaya, ditangkap sewaktu di Jalan Dukuh Pakis Surabaya tanpa perlawanan oleh polisi dan ditemukan barang bukti berupa 2 unit hand phone dan 2 ATM, Pada hari Selasa tanggal 08 Maret 2022 sekitar pukul 23.00 wib. Sepasang suami istri ditangkap jajaran Satresnarkoba Polrestabes Surabaya lantaran bekerja sebagai pengedar Sabu.

Suami istri yang berinisial RA (34) dan MR (24) warga Jl. Banyu Urip Kidul Surabaya, ditangkap sewaktu di Jalan Dukuh Pakis Surabaya tanpa perlawanan oleh polisi dan ditemukan barang bukti berupa 2 unit hand phone dan 2 ATM, Pada hari Selasa tanggal 08 Maret 2022 sekitar pukul 23.00 wib. Ujar Kasat Narkoba AKBP Daniel Marunduri Rabu (30/3/2022).

Masih AKBP Daniel Marunduri petugas selanjutnya lakukan penggeledahan di tempat kos Jl. Sumurwelut Lakarsantri.

“Saat dilakukan penggeledahan ditemukan barang bukti berupa 1 (satu) bungkus plastik klip berisi sabu berat + 10,20 gram, 1 (satu) bungkus plastik klip berisi sabu berat + 1,02 gram, 1 (satu) pipet kaca sisa pakai berat 1,66 gram serta pipetnya, 2 (dua) pak plastik klip, 2 (dua) skrop, 1 (satu) kotak warna hitam, 1 (satu) buku catatan penjualan sabu.” Terang AKBP Daniel.

Dari keterangan kedua tersangka bahwa mendapatkan narkotika jenis Sabu dengan cara beli kepada GW (belum tertangkap) pada hari Minggu tanggal 27 Februari 2022 sekitar pukul 09.00 sewaktu di Jl. Asemrowo Surabaya sebanyak 50 (lima puluh) gram dengan harga Rp. 45.000.000,- dan pembayarannya dilakukan belakang / hutang. Kata AKBP Daniel.

Dan Maksud tujuan kedua tersangka membeli narkotika jenis sabu adalah Untuk dijual dan tersangka mendapatkan keuntungan sebesar Rp. 100.000,- per gram dan apabila dijual per poket keuntungan sebesar Rp. 500.000. Pungkasnya.

Akibat perbuatannya, polisi menjerat kedua tersangka dengan Pasal Pasal 114 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1) dan Pasal 112 ayat (2) Jo. Pasal 132 ayat (1) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

(Jack/Tim)

 390 Pembaca,  3 Hari ini

Tinggalkan Komentar

Close Ads X