Polsek Lubuklinggau Barat Sikapi Unras AMPL Terkait Kelangkaan Minyak Goreng

Pelopor.Net - 9 Maret 2022 - 12:34 WIB
Polsek Lubuklinggau Barat Sikapi Unras AMPL Terkait Kelangkaan Minyak Goreng
 (Pelopor.Net)
|
Editor

PELOPOR.net – SUMATRA SELATAN – Kapolsek Lubuklinggau Barat yang beberapa waktu lalu menyikapi hal terkait kelangkaan minyak goreng dipasaran, membuat masyarakat dan pengusaha gorengan susah mendapatkan.

Dari kelangkaan minyak goreng itu pihak AMPL (Aliansi Mahasiswa Peduli Lubuklinggau) melakukan kegiatan unjuk rasa kepada kantor Disperindag Kota Lubuklinggau, pada hari Senin (7/3/2022) sekira pukul 10.00 Wib.

Unras AMPL mendatangi tempat Disperindag Kota Lubuklinggau yang berada di Kelurahan Permiri, Kecamatan Lubuklinggau Barat 2.

Ruslan dan Deni yaitu koordinator AMPL (Aliansi Mahasiswa Peduli Lubuklinggau) yang menggerakan kegiatan Unras berada di kantor Disperindag Kota Lubuklinggau.

Mahasiswa yang tergabung dalam AMPL menuntut pihak Disperindag dan APH untuk menindak tegas jika terbukti lakukan penimbunan. Diduga ada kontradiktif antara dari pernyataan Kadisperindag fakta dilapangan. Disamping itu terkait hal ini diharapkan dari pemerintah dapat mengoptimalkan, sekaligus memperkuat skala operasi pasar murah maupun para pengusaha ritel bisa segera membantu dari kelangkaan minyak goreng.

Pihak pengunjuk rasa dari AMPL saat itu diterima oleh perwakilan dari pihak Disperindag Anang dan ketika itu langsung dijelaskan, bahwa ada kendala hambatan soal dalam pengiriman barang/minyak goreng di Kota Lubuklinggau ini.

Dalam hal ini Disperindag Kota Lubuklinggau telah melakukan koordinasi dengan Disperindag Provinsi Sumsel dan dalam waktu dekat akan dilaksanakan operasi pasar di Kota Lubuklinggau.

Unjuk rasa dari mahasiswa sekira pukul 10.30 membubarkan diri dan kembali ke posko AMPL, kegiatan unjuk rasa tersebut berjalan aman dan kondusif.

Tapi diprediksi terkait kelangkaan minyak goreng ini ada unjuk rasa susulan organisasi mahasiswa maupun organisasi masyarakat. Namun pihak Kepolisian sudah mengantisipasi hal tersebut.

Bahkan anggota Kepolisian ketika itu juga melakukan Himbauan untuk tetap mematuhi Protokol Kesehatan dan mengantisipasi timbulnya Cluster baru penyebaran covid19 di Kota Lubuklinggau.

Adapun pelaksanaan pengamanan unjuk rasa tersebut dilakukan oleh gabungan Polres Lubuklinggau dan Polsek Lubuklinggau Barat.

(Auf/Bts).

 480 Pembaca,  3 Hari ini

Tinggalkan Komentar

Close Ads X