Pria di Surabaya Jadi Pengedar agar Bisa Terus Pakai Sabu

Pelopor.Net - 30 Maret 2022 - 15:33 WIB
Pria di Surabaya Jadi Pengedar agar Bisa Terus Pakai Sabu
 (Pelopor.Net)
|
Editor

PELOPOR.net – SURABAYA – Petualangan Sugiyanto (39) menjadi pengguna sekaligus pengedar serbuk haram sabu-sabu berakhir di tangan Tim Antibandit Polsek Sukomanunggal Polrestabes Surabaya.

Pria yang tak jelas pekerjaannya itu, dibekuk petugas saat berada di kediamannya, Jalan Badarejo I, Sememi, Benowo, Surabaya.Saat dilakukan penggeledahan. Ternyata hampir semua perkakas untuk menjual hingga menghisap sabu tersedia lengkap di dalam rumahnya.

Mulai dari sebuah buah alat hisap sabu atau bong, dua alat timbangan elektrik, sebuah kaca pipet, tujuh sedotan, tiga buah korek api, dan 754 klip plastik kecil.Kemudian, serbuk sabu seberat 0,20 gram dalam wadah poket plastik. Dan uang tunai senilai Rp200 ribu.

Kanit Reskrim Polsek Sukomanunggal Polrestabes Surabaya Iptu Jumeno Warsito mengungkapkan, tersangka sudah lama menjalankan bisnis haramnya itu.Hal itu dilakukannya untuk memudahkannya dalam memperoleh uang agar dapat membeli dan mengonsumsi sabu.

Sudah lama, karena dia juga pecandu, sebagai penopangnya makanya dia berjualan,  Selasa (29/3/2022). Tersangka juga melayani penjualan sabu secara sembunyi-sembunyi ke kalangan umum di kawasan Sememi, Benowo, Surabaya.

Mengingat pangsa pasarnya kalangan umum yang menengah ke bawah, Jumeno mengungkapkan, tersangka menjual sepaket sabu berukuran kecil seharga kisaran Rp150-250 ribu. Berdasarkan hasil pemeriksaan, tersangka mengaku kepada penyidik memperoleh pasokan barang haram tersebut dari jaringan pengedar di Lapas Madiun melalui sistem ‘Ranjau’.

“Pahe (paket hemat) dan supra melayani sesuai permintaan pasien (pembeli). Sasaran (pangsa penjualan) umum,” jelasnya.

“Tersangka juga mengaku jika dirinya keranjingan mengudap sabu bermula untuk mendongkrak stamina Dongkrak stamina,” ujar tersangka.

Akibat perbuatannya itu, tersangka dijerat Pasal 114 Ayat 1 Jo 112 Ayat 1 UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika.Ancaman kurungan penjara, paling lama 12 tahun, dan paling minimal lima tahun.

(Feli)

 357 Pembaca,  3 Hari ini

Tinggalkan Komentar

Close Ads X