Ramadhan, Pelayanan di Disdukcapil Tetap Berjalan Normal

Pelopor.Net - 8 April 2022 - 14:31 WIB
Ramadhan, Pelayanan di Disdukcapil Tetap Berjalan Normal
 (Pelopor.Net)
|
Editor

PELOPOR.net – Pekalongan – Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Pekalongan tetap memberikan pelayanan administrasi kependudukan (Adminduk) kepada masyarakat ditengah situasi Pandemi Covid-19 dan juga Bulan Suci Ramadhan. Pelayanan yang diberikan sendiri sesuai protokol kesehatan ketat.

Kepala Disdukcapil Kota Pekalongan, Slamet Hariyadi mengungkapkan bahwa, selama Bulan Ramadhan 1443 H/2022 ini, pelayanan di Disdukcapil tidak mengalami perubahan, meski ada penyesuaian jam kerja pegawai ASN di lingkup Pemerintah Kota Pekalongan.

Dimana, sesuai Surat Edaran Walikota terkait aturan perubahan jam kerja pegawai ASN Pemkot ini selama Ramadhan, untuk Hari Senin-Kamis pukul 07.30-15.15 WIB, dan Jumat 07.30-11.00 WIB.

“Namun, untuk pelayanan di Disdukcapil tidak ada perubahan yakni untuk Hari Senin mulai pukul 08.00-14.00 WIB, tidak ada istirahat (dengan model shifting) dan Hari Jum’at pukul 08.00-10.00 WIB serta Hari Sabtu terdapat layanan khusus weekend mulai pukul 09.00-12.00 WIB (tidak ada perubahan dari jam layanan sebelumnya) dan sudah tidak ada pembatasan jumlah pemohon,” ucapnya, saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (7/4/2022).

Pihaknya menilai, selama Ramadhan ini, tingkat permohonan kepengurusan semua dokumen kependudukan banyak juga, dimana dari 13 item layanan kependudukan itu memang paling banyak didominasi oleh permohonan kepengurusan Kartu Keluarga (KK) dan KTP Elektronik (e-KTP). Slamet menyebutkan, untuk pelayanan secara mobile baik perekaman KTP ke sekolah-sekolah, kelurahan, maupun instansi terkait juga masih dilakukan dengan koordinasi pemangku kepentingan setempat untuk mendata dan melakukan perekaman bagi warga yang berusia minimal 17 tahun namun belum memiliki KTP.

Menurutnya, sebenarnya secara prinsip, jajaran Disdukcapil Kota Pekalongan telah menyosialisasikan ke masyarakat dan melakukan pelayanan yang sudah terintegrasi secara online, namun memang masih ada sebagian masyarakat yang belum begitu familiar dengan IT, sehingga mereka datang ke kantor dan tetap kami layani baik secara online maupun offline.

“Terhitung sepekan terakhir kemarin, mulai 28 Maret-2 April 2022 tecatat jumlah pemohon penerbitan KK ada 430 orang, e-KTP ada 528 orang, KIA 102 orang, akte kelahiran 100 orang yang mengurus, akte kematian ada 65 orang, akte perkawinan ada 2 orang, akte perceraian 0, SKPWNI 52 orang, SKDWNI ada 60 orang, dan perekaman KTP elektronik 96 orang. Untuk sisa blangko e-KTP masih sekitar 1.650. Jadi, dari jumlah tersebut cukup banyak juga, meskipun di Bulan Ramadhan antusias masyarakat untuk membuat dokumen kependudukan tetap berjalan normal. Data ini biasanya kami rekap per minggu dan per bulan. Pelayanan selama ini sudah gratis, mudah, dan cepat,” pungkasnya.

Kominfo/Tim

 264 Pembaca,  3 Hari ini

Tinggalkan Komentar

Close Ads X