Saksi Zaenab : DR Udin Panjaitan Belum Membayar Uang Nagasaki Rp 940 Juta

Pelopor.Net - 19 April 2022 - 09:21 WIB
Saksi Zaenab : DR Udin Panjaitan Belum Membayar Uang Nagasaki Rp 940 Juta
 (Pelopor.Net)
|
Editor

PELOPOR.net – Surabaya – Sidang lanjutan terdakwa H. Dr Udin Panjaitan, SH,MS mantan guru besar unair, dalam perkara dugaan penipuan penjualan tanah seluas 206 M2 yang terletak di kawasan jalan Ir Soekarno Merr Surabaya, kembali digelar di ruang tirta 1 pengadilan negeri (PN) surabaya, dengan agenda mendengarkan keterangan saksi Zainab Ernawati selaku makelar.

Menurut Keterangan Saksi Zainab Ernawati, menerangkan mantan guru besar Unair DR Udin Panjaitan telah menerima uang muka penjualan tanahnya dari korban Nagasaki Wijaya sebanyak Rp 700 juta, setelah uang diterima, terdakwa DR Udin membayar hutang pada saksi Zaenab Ernawati Rp 100 juta.

Saksi Zainab menerangkan pernah dibuatkan tanda terima sejumlah Rp 200 juta dan ditanda tangani dengan rincian, yang Rp 100 juta untuk membayar hutang sewaktu pak Udin Pinjam dibuat ke luar negeri, sedangkan yang Rp 100 juta dibagikan ke para mediator, dan yang Rp 10 juta saya berikan ke notaris Amrozi,”kata saksi Zaenab.

Dihadapan majelis hakim, saksi Zaenab Ernawati juga memastikan bahwa Ikatan Jual Beli tanah antara terdakwa DR Udin Panjaitan dengan Nagasaki Widjaja dibatalkan setelah diketahui bermasalah. Menurut Zaenab Ernawati atas pembatalan tersebut disepakati Nagasaki Widjaja diberikan ganti rugi sebesar Rp 940 juta.

“Pembatalannya di kantor notaris Amrozi dan disaksikan semua pihak, termasuk Pak Udin dan Pak Nagasaki serta mediatornya. Disepakati Pak Nagasaki diberikan ganti rugi Rp 940 juta. Tapi kesepakatan itu tidak pernah dilaksanakan sama Pak Udin. Kalau uang Rp 940 juta itu dibayar ke Pak Nagasaki ya selesai. Tidak sampai di sini (meja persidangan),” ungkapnya.

Setelah sidang, kuasa hukum Zaenab Ernawati, Jujun SH mengaku puas dengan persidangan ini, karena Zaenab Ernawati sebagai kliennya sudah memberikan kesaksian dengan sebenar-benarnya, sesuai dengan apa yang dilihat, di dengar dan dilakukan oleh kliennya.

“Tadi sewaktu ketemu saya (saksi Zaenab) sebelum sidang pendengarannya terang dan tidak pikun. Entah kenapa kok saat sidang tadi kelihatnya pikun-pikunan,” jawab Zaenab Ernawati.

(Nur)

 596 Pembaca,  3 Hari ini

Tinggalkan Komentar

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

Close Ads X