Sat res narkoba polres lubuk linggau ungkap Kasus Home Indrustri narkoba.

Pelopor.Net - 19 Juli 2021 - 06:43 WIB
Sat res narkoba polres lubuk linggau ungkap Kasus Home Indrustri narkoba.
 ()
|
Editor

Lubuk linggau, Pelopor.net – Senin 12 Juli 2021 sekira Pukul 23.00 Wib. Telah dilakukan penangkapan terhadap tersangka LIDIA SARI di jalan Mangga Rt. 06 Kelurahan Tabah Jemekeh Kecamatan Lubuklinggau Timur I Kota Lubuklinggau.

Penangkapan tersebut berawal informasi dari masyarakat bahwa tersangka mempunyai keahlian untuk meracik pil ekstasi sesuai dengan pesanan, kemudian anggota Sat Res Narkoba Polres Lubuklinggau melakukan lidik tenyata benar kemudian dilakukan penangkapan terhadap tersangka, sedang meracik/mengadon bahan-bahan pembuat pil ekstasi dan saat itu ditemukan adonan pil ekstasi warna biru yang berada di dalam lumpang kramik dan alu stampler, selanjutnya dilakukan penggeledahan ditemukan barang bukti lain sebagai bahan baku pembuat pil ekstasi berupa 1 (satu) buah bungkusan serbuk warna biru kehitaman dalam keadaan basah.1 (satu) buah toples warna putih berisikan serbuk warna hijau.1 (satu) buah botol berisi cairan alkohol 70 persen

Setelah dilakukan intrograsi tersangka berusaha menghilangkan barang bukti mengakui mengakui telah membuang kedalam sumur yang berisi air berupa 2 (dua) butir pil ekstasi warna biru dengan logo bintang yang baru selesai dicetak 1 (satu) buah wadah plastik berbentuk segi empat warna merah muda tanpa tutup wadah 1 (satu) buah wadah plastik berbentuk segi empat warna putih bening beserta tutupnya 1 (satu) wadah plastik berbentuk segi empat warna putih bening berserta tutupnya warna hijau 1 (satu) buah alu stampler ukuran besar warna putih 1 (satu) buah sendok plastik warna biru 1 (satu) buah sarung tangan karet 1 (satu) buah alas tatakan berbentuk bulat warna hitam disalah satu sisinya.

kemudian dilakukan upaya pengambilan barang bukti yang telah dibuat oleh tersangka kedalam sumur dan barang bukti tersebut ditemukan akan tetapi 2 (dua) buah pil ekstasi warna biru hasil cetakan telah larut didalam air sumur, tersangka mengakui bahwa ia memproduksi pembuatan pil ekstasi tersebut sudah berjalan satu bulan yang lalu dengan komposisi berupa Kristal shabu yang telah di tumbuk halus yang dibelinya dari pasar gelap. Pil Caffein yang telah di campur dengan cairan alkohol 70 persen sehingga menjadi adonan basah yang dibelinya secara online.

Selanjutnya tersangka berikut barang bukti dibawa ke kantor Sat Res Narkoba Polres Lubuklinggau untuk dilakukan riksa lebih lanjut,sesuai arahan kasat narkoba akp sopiyan hadi dan kapolres lubuk linggau,segera dikembangkan kasus ini sampai mengejar kepemasok barang haram tersebut terhadap tersangka.( auf ).

 354 Pembaca,  6 Hari ini

Tinggalkan Komentar

Close Ads X