Sebagai Generasi Penerus Harusnya Malu dan Sadar Akan Bahaya Korupsi

Pelopor.Net - 4 November 2022 - 19:54 WIB
Sebagai Generasi Penerus Harusnya Malu dan Sadar Akan Bahaya Korupsi
 (Pelopor.Net)
|
Editor redaksi

PELOPOR.net – Kupang – Korupsi seakan sudah menjadi budaya di negara kita. Hampir setiap hari kasus korupsi menghiasi layar kaca atau pun menjadi berita di berbagai media cetak atau media online.

Adanya lembaga yang bertugas untuk memberantas korupsi sepertinya tidak menggentarkan oknum-oknum tersebut. Mungkin lembaga pemberantasan korupsi hanya dianggap angin lalu oleh oknun-oknum tersebut.

Memang banyak sekali kasus korupsi yang tetlihat di media namun bukan tidak mungkin di sekitar kita juga banyak kasus-kasus korupsi. Kegiatan yang dianggap sepele seperti pungutan liar saat berurusan dengan birokrasi pemerintahan misalnya saat membuat KTP, SIM, atau surat-surat lainnya dapat menjadi contohnya.

Hal- hal yang dianggap sepele tersebut yang akhirnya menimbulkan budaya korupsi yang berkembang di masyarakat dan akhirnya dianggap lumrah. Karena dianggap lumrah itulah oknum-oknum yang melakukan tindak korupsi merasa leluasa untuk melakukannya secara terus-menerus dan merasa tidak punya malu.

Karena itu pengawasan yang dilakukan oleh pemerintah maupun masyarakat harus lebih ditingkatkan lagi.

Masalah hukum menjadi salah satu persoalan di negeri ini. Maksud saya adalah ketika hukum itu tidak ditegakkan seadil-adilnya, maka saya kembali percaya apa yang dikatakan oleh Prabowo Subianto, bahwa Indonesia akan bubar di tahun 2030, meski itu hanya sebuah fiksi.

Satu hal yang saya sesalkan adalah ketika terpidana korupsi mendapatkan peringanan atau memotong hukuman, ini hal yang membahayakan bagi generasi kita, bahkan jika ini dibiarkan terus menerus, jangan heran jika korupsi akan menjadi tradisi yang mengakar di negeri tercinta ini, dan jangan juga bermimpi untuk memajukan Indonesia.

Oleh karena itu, oknum-oknun pelaku korupsi harus dibuat jera agar tidak mengulangi perbuatannya. Dan juga pejabat-pejabat publik harus lebih transparan untuk meminimalisir adanya tindak korupsi.

Jika kita ingin memberantas korupsi maka kita dapat memulainya dari diri kita sendiri dengan tidak mengikuti arus yang melumrahkan perilaku-perilaku korupsi yang kelihatannya sepele dan jujur kepada diri sendiri.

Apabila dengan status kita sebagai mahasiswa, kita seharusnya malu apabila melakukan titip absen ataupun mencontek saat ujian. Ya saya tahu hal tersebut memang susah untuk dilakukan, tetapi bukan tidak mungkin hal itu kita lakukan demi Indonesia yang lebih bersih.

Penulis : Oktaviana Hendriana Mau
Mahasiswa prodi Ners Universitas Citra Bangsa Kupang.

(RS/S)

 1,464 Pembaca,  6 Hari ini

Tinggalkan Komentar

IKLAN

IKLAN

IKLAN

Close Ads X