Sekdakab Sampang, Tinjau Vaksinasi Di Ponpes Nazhatut Thullab Prajjan

Pelopor.Net - 23 Juli 2021 - 02:30 WIB
Sekdakab Sampang, Tinjau Vaksinasi Di Ponpes Nazhatut Thullab Prajjan
Pemantauan Vaksin di Pondok Pesantren Nazhatut Thullab Prajjan Camplong Sampang ()
|
Editor

Sampang, Pelopor.net – Seketaris Daerah Kabupaten Sampang Madura, Jawa Timur, meninjau langsung berjalannya vaksinasi di Pondok Pesantren (Ponpes) Nazhatut Thullab di Desa Prajjan, Kecamatan Camplong setempat, bagi para santri dan santriwati yang di vaksin. Hal itu,di pantau langsung oleh Sekda Sampang, Kajari Sampang, PLT Dinkes, Kominfo, Satgas Covid-19 dan Pengasuh Ponpes setempat, jumat (23/7/2021).

Seketaris Daerah Sampang Yuliadi Setiawan mengatakan, sasaran vaksinasi di Pondok Pesantren yang berada di Kabupaten Sampang, sudah sekian kalinya pihaknya mendatanginya. Salah satunya pondok pesantren terbesar di Desa Prajjan, Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang yaitu Nazhatut Thullab. Selain itu, pihaknya mengapresisasi atas dukungan pengasuh Ponpes Nazhatut Thullab terhadap vaksinasi. Bahkan pengasuh Ponpes Nazhatut Thullab akan mengajak pondok kecil untuk melaksanakan vaksinasi dalam bentuk dukungan pemerintah serta keselamatan para santri.

“Kami mengapresiasi atas nama Bapak Bupati Sampang kepada KH. Muhammad bin Muafi Zaini selaku pengasuh pondok pesantren Nazhatut Thullab mendorong langkah pemerintah. Bahkan beliau akan mengajak pondok-pondok kecil mau bervaksin,” ucapnya. Kamis (22/7/2021).

Yuliadi menambahkan, Pemerintah Kabupaten Sampang, menarget vaksinasi pertiap harinya mencapai 1 ribu vaksin kepada masyarakat. Namun, hingga saat ini pihaknya masih belum tercapai dalam target itu sendiri. Oleh karenanya, pihaknya menggandeng para pondok lainnya untuk ketercapaiannya vaksinasi tersebut.”Kami akui masih belum mencapai target dalam tiap harinya. Karna kurang kesadaran masyarakat pentingnya vaksin. Tetapi saat ini Total keseluruhan sudah 1.700.000 kecapaian pemerintah. Ya mudah-mudahan dari langkah-langkah ini bisa tercapai,” harapnya.

KH. Muhammad bin Muafi Zaini Pengasuh Pondok Nazhatut Thullab Prajjan menuturkan, dari ratusan santri akan mewajibkan bervaksin. Sehingga, keselamatan para santri dari wabah virus tersebut terjamin aman.”Santri disini semuanya di vaksin. Vaksin disini syarat wajib bagi santri yang mau naik kelas dan sebagainya,” tegasnya.

Selain itu, berjalannya vaksinasi tersebut, pihaknya menegaskan sudah mencapai 300 santri yang sudah di vaksin di tahap pertama. Disitu akan berkelanjutan hingga betul-betul seluruh santri tervaksin.”Ini tahap pertama vaksinasi yang sudah dilaksanakan. Nanti tahap berikutnya terus berjalan. Sebab para santri banyak yang belum balik ke pondok. Hanya sebagian santri yg balik ke pondok,” tuturnya.

KH. Mamak sapa akrabnya itu, pihaknya mengakui vaksinasi kali ini masih vaksin awal. Selain itu, pihaknya vaksin sinovac menjamin tidak berbahaya dalam tubuh kita. Bahkan kekebalan tubuh kita akan bertambah.”Vaksin akan aman dan jangan pernah takut dan was was. Selain itu, kami akan turun sendiri ke pondok-pondok mengajak bervaksin,” tutupnya. (ros/hs)

 202 Pembaca,  1 Hari ini

Tinggalkan Komentar

Close Ads X