Semua Pengendara Wajib Tahu Pelanggaran Yang Akan Kena Tilang Manual

Pelopor.Net - 8 Desember 2022 - 07:34 WIB
Semua Pengendara Wajib Tahu Pelanggaran Yang Akan Kena Tilang Manual
 (Pelopor.Net)
|
Editor redaksi

PELOPOR.net – Jakarta – Belakangan ini tersiar informasi adanya tilang manual yang kembali diberlakukan POLRI untuk menertibkan aturan yang dianggap kurang efektif diterapkan kepada pengguna kenderaan selama beberapa waktu yang lalu telah diberlakukan E-tilang di jalan raya.

Kendati demikian, tidak semua pelanggaran akan dikenakan tilang manual.

Selanjutnya menanggapi hal tersebut, Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Latif Usman menerangkan tilang manual akan dikenakan pada pelanggaran-pelanggaran tertentu.

“Untuk tilang manual diberlakukan untuk yang memalsukan nopol dan melepas nopol, serta balap liar dan knalpot brong gitu. Itu saja pelanggaran-pelanggaran itu,” ungkap Latif dikutip laman Korlantas Polri.

Bagi pengendara yang kedapatan melakukan pelanggaran tersebut, jangan heran ketika diberhentikan polisi untuk kemudian dilakukan penindakan.

Polisi akan melakukan penindakan hukum dengan memberikan surat tilang.

“Nah ini yang akan kita hentikan di jalan, kita periksa. Kalau tidak sesuai kita tahan mobilnya sampai dengan dia bisa menunjukkan surat-suratnya,” bebernya.

Terkait dengan penggunaan pelat nomor, merupakan persyaratan wajib kendaraan untuk bisa beroperasi.

Tanpa pelat nomor, pengendara dianggap melanggar pasal 68 Undang-undang nomor 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan dan ditindak dengan pasal 280.

Adanya pelepasan pelat nomor itu bisa jadi mengindikasikan perbuatan pidana.

Dalam pasal 280 itu disebutkan bahwa setiap pengendara kendaraan bermotor yang tak dipasangi Tanda Nomor Kendaraan dipidana dengan pidana kurungan paling lama 2 bulan atau denda paling banyak Rp 500.000.

“Tidak boleh kalau mereka melepas (memalsukan) pelat nomor, ini merupakan pelanggaran. Dan ini merupakan pelanggaran yang cukup berat sehingga kami akan lakukan tilang untuk melakukan penyitaan terhadap kendaraan tersebut dengan tilang manual,” tegas Latif.

Lebih lanjut ia mengungkapkan Persoalan tilang manual ini belakangan memang tengah menjadi perbincangan hangat.

Pasalnya, setelah Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengimbau agar polantas tidak melakukan tilang manual pada Oktober lalu, namun makin ke sini pelanggaran lalu lintas justru merajalela.

Masyarakat yang diharapkan bisa mematuhi aturan lalu lintas karena dipantau kamera ETLE malah berlaku sebaliknya, pungkasnya

(TI)

 684 Pembaca,  3 Hari ini

Tinggalkan Komentar

IKLAN

IKLAN

IKLAN

Close Ads X