Tak Ada Papan Informasi Pembangunan Bronjong di Lamongan Dinilai Tak Transparan

Pelopor.Net - 1 Agustus 2021 - 04:18 WIB
Tak Ada Papan Informasi Pembangunan Bronjong di Lamongan Dinilai Tak Transparan
 ()
|
Editor

Lamongan, Pelopor.net – Pembangunan perbaikan tanggul penangkis dengan sistem bronjong di kali tlebung ruas Babat – Ploso tepatnya sebelah selatan Desa Kedungrejo, Kecamatan Modo, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, dinilai tak transparan. Sebab, plang papan informasi pembangunan sebagai bentuk ketransparanan terhadap publik tidak tertera dilokasi.

Tanpa adanya plang papan informasi itu menjadi pertanyaan bagi masyarakat setempat. Seharusnya, pihak rekanan memasang papan informasi pembangunan sebelum dimulai pembangunan tersebut.

Seperti yang diungkapkan salah seorang warga, SW mengatakan dirinya tidak melihat adanya pemasangan papan plang informasi tentang proyek tersebut. Padahal, seharusnya setiap pembangunan harus dilengkapi papan informasi terkait pembangunan tersebut. “Iya, memang ada pembangunan di tanggul kali Tlebung sebelah selatan Desa Kedungrejo.Saat saya lewat tidak ada papan plang informasi. Tapi, setau saya itu pembangunan bronjong penahan tanggul dari longsor,” kata dia, kepada awak media, Minggu (01/08/2021).

kata dia, tentang adanya kegiatan ini sudah jelas-jelas pihak pemborong melanggar aturan yang mana telah ditentukan oleh Dinas, demi meraup sebuah keuntugan yang lebih besar.

” Keterbukaan wajib dilakukan, semua berhak tau pagu anggaran yang digunakan karena uang yang digunakan adalah uang rakyat, bukan uang pribadi dari kantong sendiri mengapa harus ditutup-tutupi. Pemerintah seharusnya wajib mengingatkan setipa pelaksanaan pekerjaan wajib untuk memasang papan informasi kegiatan dilokasi pekerjaan yang sudah selesai ini,” tegasnya.

Pemasangan papan nama proyek dalam kegiatan pekerjaan proyek adalah sebuah keharusan, yang sudah diatur dalam peraturan mentri, sesuai undang -undang nomer 14 tahun 2008 tentang keterbukaan informasi publik, setiap kegiatan pekerjaan proyek yang di biaya uang negara yang di kutip dari pajak rakyat,” pungkasnya. (rid)

 59 Pembaca,  1 Hari ini

Tinggalkan Komentar

Close Ads X