Tanpa Papan Informasi Proyek Pembangunan Jalan Produksi Pertanian di Desa Semampirejo Patut Diacungkan Jempol dan Sesuai Spesifikasi

Pelopor.Net - 11 November 2022 - 10:23 WIB
Tanpa Papan Informasi Proyek Pembangunan Jalan Produksi Pertanian di Desa Semampirejo Patut Diacungkan Jempol dan Sesuai Spesifikasi
 (Pelopor.Net)
|
Editor redaksi

PELOPOR.net – Lamongan – Pengembangan jalan pertanian merupakan pengertian sebagai pembangunan baru, peningkatan kapasitas atau rehabilitasi jalan pertanian agar memenuhi standart teknis untuk dilalui kendaraan yang mengangkut sarana produksi pertanian, hasil pertanian dan alat mesin pertanian.

Seperti yang dilaksanakan di Desa Semampirejo, Kecamatan Sambeng, Kabupaten Lamongan, pembangunan jalan usaha tani (JUT) kwalitas batu pedel yang dipasang bagus dan spesifikasi sudah sesuai. Proyek ini dikerjakan oleh pihak CV, melalui Dinas Pertanian Kabupaten Lamongan.

Bahwa, adanya pembangunan jalan makadam ini sangat terbantu, karena spesifikasi makadam sudah sesuai sepanjang lebih dari 200 meter, lebar 3 meter dan ketebalan mencapai 20 cm, sebelum dibangun ini kondisi jalan memang masih berupa tanah.

“Jika musim penghujan petani kesulitan membawa hasil panen karena jalan berlumpur. Setelah dibangun semoga bisa meningkatkan produktivitas panen, memperlancar mobilitas alat mesin pertanian, pengangkutan sarana produksi menuju lahan pertanian dan mengangkut hasil produk pertanian dari lahan menuju penyimpanan,” kata pak,e Heni warga setempat saat diwawancarai Pelopor.net, Kamis, (10/11/2022).

Lebih lanjut, saat ini kegiatan perbaikan jalan menggunakan batu pedel sudah selesai dilakukan dan langsung dimanfaatkan oleh petani setempat.

“Dengan perbaikan jalan di areal pertanian ini, semoga kedepannya dapat lebih awet dan lancar bagi pengguna dalam pertanian kita ini, dan mempermudah untuk membawa hasil tanam pertanian,” ucap pak,e Heni

Di sisi lain, Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Kecamatan Sambeng Parno menerangkan kepada media ini, bahwa pembangunan akses jalan yang dapat menyentuh langsung ke lahan pertanian, pekerjaan ini kontraktual langsung melalui Dinas Pertanian Lamongan.

“ Tidak ada pemberitahuan ke UPT, soal pekerjaan-pekerjaan tersebut sejauh ini, bahkan saya sendiri bertugas sebagai PPL di wilayah Dusun Semampir tidak ada konfirmasi hal proyek tersebut,” katanya

Dilokasi pekerjaan tersebut, ditemukan tidak di pasang papan informasi kegiatan, seharusnya setiap ada pelaksanaan kegiatan yang dianggarkan oleh APBD Provinsi dan Kabupaten maupun anggaran Pusat di haruskan memasang papan proyek untuk transparansi kepada masyarakat atau publik.

Sesuai amanat undang-undang Keterbukaan Informasi Publik (KIP) Nomor 14 Tahun 2008 dan Perpres Nomor 54 Tahun 2010 dan Nomor 70 Tahun 2012, dimana mengatur setiap pekerjaan bangunan fisik yang dibiayai oleh negara wajib memasang papan nama proyek.

Baik memuat jenis kegiatan, lokasi proyek, nomor kontrak, waktu pelaksanaan proyek dan nilai kontrak serta jangka waktu atau lama pekerjaan.

Pemasangan papan nama proyek merupakan implementasi azas transparansi, sehingga seluruh lapisan masyarakat dapat ikut serta dalam proses pengawasan,” pungkasnya. (rid)

 756 Pembaca,  6 Hari ini

Tinggalkan Komentar

IKLAN

IKLAN

IKLAN

Close Ads X