Tebar Benih Ikan Lokal di Embung Bangelan Malang Jawa Timur Oleh Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Jawa Timur

Pelopor.Net - 4 April 2022 - 14:19 WIB
Tebar Benih Ikan Lokal di Embung Bangelan Malang Jawa Timur Oleh Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Jawa Timur
 (Pelopor.Net)
|
Editor

PELOPOR.net – MALANG – Guna melestarikan ikan lokal Jawa Timur, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Timur, Dyah Wahyu Ermawati, melakukan penebaran benih ikal lokal di salah satu embung di Desa Bangelan, Wnosari, Kabupaten Malang.

Dalam kegiatan tersebut juga turut hadir Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Malang, Daniel Rohi dan Kepala UPT Laboratorium Kesehatan Ikan dan Lingkungan (Labkeskanling) Pasuruan, Kepala Desa Bangelan serta sejumlah tokoh masyarakat setempat.

Kegiatan ini juga sebagai wujud dukungan dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam aksi kepedulian lingkungan. Diharapkan kegiatan tersebut mampu menumbuhkan rasa kepedulian masyarakat sekitar untuk terus menjaga keberlangsungan hidup ikan-ikan lokal asli yang dimiliki oleh Jawa Timur.

Selain itu, Dyah menegaskan bahwa kegiatan itu sekaligus juga merupakan upaya pemenuhan kebutuhan protein bagi masyarakat sekitar dan ikut memelihara ekosistem yang ada di perairan. Dalam sambutannya Dyah mengungkap, di tengah situasi pandemi Covid-19, pihaknya merasa bersyukur karena kegiatan bersama Pemerintah Desa Bangelan dalam rangka pemanfaatan embung desa sebagai sumber pelestarian ikan lokal Jawa Timur, dapat berlangsung dengan baik.

“Meski acara ini harus menerapkan prokes pencegahan penyebaran Covid-19, namun tidak mengurangi khikmad,” kata Dyah.

Selanjutnya Dyah mengatakan bahwa Pempeov Jatim memiliki Kegiatan Pelestarian Ikan Lokal di perairan umum seperti; sungai, danau, waduk, telaga dan embung-embung desa seperti ini. Hal ini sejalan dengan salah satu program kerja Gubernur Jawa Timur, Nawa Bakti Satya, yaitu program sungai sebagai sumber kehidupan.

“Pada hakekatnya perairan umum, baik itu sungai, danau waduk maupun embung desa, menjadi sumber kehidupan yang penting bagi semua mahluk, baik itu manusia, hewan maupun tumbuhan karena perairan umum menjadi satu kesatuan ekosistem yang tidak terpisahkan,” ujarnya.

Bila perairan umum ini rusak dan kotor, tegas Dyah, bukan hanya hewan seperti ikan-ikan yang ada di dalamnya mati, tapi tumbuhan ikut mati sehingga manusia pun terancam kesulitan mendapatkan sumber air sebagai sumber ekonomi maupun sumber kehidupan.

Dyah mengimbau agar semua pihak menjaga kebersihan dan kelestarian perairan umum seperti embung Bangelan, sebagai satu kesatuan ekosistem yang baik, dengan menjaga kebersihan airnya, menjaga kelestarian tumbuhan dan biota yang ada di dalamnya.

“Kegiatan penebaran benih ikan yang kita lakukan ini adalah salah satu upaya untuk pelestarian tersebut,” tukasnya.

Sampai dengan saat ini, Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Timur, menurut Dyah, telah menebar benih ikan lokal hasil domestikasi dari UPT Labkeskanling Umbulan di sepanjang Sungai Brantas, Sungai Bengawan Solo, Danau, Waduk dan embung-embung desa yang ada di Provinsi Jawa Timur. Sebanyak lebih dari 12.9 juta ekor jenis ikan lokal sepeti ikan wader, dewa (sengkaring), baderbang, tawes, gurame, uceng, muraganting, betik, ikan baung (rengkik) dan ikan nilam (terapi), berhasil ditebar.
Selain untuk konsumsi masyarakat, pungkas Dyah, kegiatan tersebut juga menjadi wahana edukasi masyarakat.

“Juga menjadi indikator bersihnya perairan tersebut,” tutupnya.
Sedangkan jenis ikan lokal yang ditebar di embung Bangelan, Wonosari, Kabupaten Malang adalah ikan Tawes, Wader, Muraganting, Nilem, Baderbang, Sengkaring dan udang galah sebanyak 50.000 ekor.

(R. Hamzah)

 294 Pembaca,  6 Hari ini

Tinggalkan Komentar

Close Ads X